Ketegangan di Krimea meningkat

Situasi di Krimea

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Kendaraan militer Rusia memblokir jalan di dekat Sevastopol, Krimea, Ukraina.

Ukraina menuduh Rusia melancarkan invasi bersenjata setelah satuan-satuan Angkatan Laut Rusia mengepung bandar udara di kota Sevastopol.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov pada Jumat, 28 Februari 2014.

Menurut Avakov, pasukan Angkatan Laut Armada Laut Hitam Rusia mengepung bandara militer di dekat kota Sevastopol, Krimea.

Avakov mengecam operasi itu sebagai invasi bersenjata dan pendudukan yang bertentangan dengan traktat internasional.

Namun Armada Laut Hitam Rusia membatah anggotanya terlibat dalam aksi di Krimea.

Avakov mengatakan militer Ukraina dan penjaga perbatasan tetap berada di dalam bandara dan tidak ada bentrokan sejauh ini.

Sementara itu presiden sementara Ukraina Olexander Turchynov menudug militer Rusia terlibat langsung dalam peningkatan krisis di wilayah Ukraina itu.

Bandar udara lain di Krimea, Simferopol, juga diduduki oleh orang-orang bersenjata yang diyakini sebagai milisi pro-Rusia.

Parlemen Ukraina mendesak Dewan Keamanan PBB untuk memantau situasi.

Sebelumnya Amerika Serikat menyerukan semua pihak untuk <link type="page"><caption> menahan diri</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140228_ukraina_rusia.shtml" platform="highweb"/></link> dan menghindari provokasi seiring meningkatnya ketegangan di kawasan Krimea.