Obama peringatkan Putin jelang perundingan Ukraina

Sumber gambar, Reuters
Presiden Amerika Serikat Barack Obama memperingatkan Presiden Vladimir Putin bahwa Rusia akan menanggung konsekuensi yang besar jika melanjutkan aksi agresif di Ukraina.
Peringatan itu disampaikan Obama kepada Putin menjelang perundingan damai antara Rusia dan Ukraina yang difasilitasi Jerman dan Prancis di Minsk, Belarus, pada Rabu (11/02).
Wartawan BBC, Bridget Kendall, mengatakan belum jelas konsesi apa yang akan diajukan Rusia dalam perundingan tersebut.
Perundingan itu ialah bagian dari jalur diplomasi untuk menangani krisis di Ukraina bagian timur. Jika perundingan gagal, Obama mengaku tengah mempertimbangkan untuk <link type="page"><caption> memasok persenjataan mematikan ke Ukraina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2015/02/150210_obama_senjata_ukraina" platform="highweb"/></link>.
Sebelumnya, pemerintah Ukraina menuding kubu separatis disokong oleh militer Rusia.
Sedangkan Presiden Rusia Vladimir Putin menyalahkan negara-negara Barat atas krisis yang terjadi di Ukraina. Putin menuding Barat mengingkari janji untuk tidak menambah keanggotaan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) sekaligus memaksa negara-negara eks-Blok Timur untuk memilih antara NATO dan Rusia.

Sumber gambar, AFP
Agenda empat pihak dalam perundingan:
Ukraina: Menegakkan wewenang pemerintah di wilayah-wilayah separatis, meski Donetsk dan Luhansk bisa mendapat perluasan otonomi. Melucuti pasukan pemberontak, penarikan mundur pasukan Rusia, mengembalikan kendali Kiev di perbatasan Ukraina-Rusia, menukar tawanan.
Pemberontak pro-Rusia: Berpisah dari Ukraina dan mendapat pengakuan atas Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk, pengampunan terhafap para pimpinan separatis, dan tidak ada pelucuruan senjata.
Rusia: Jaminan hukum atas hak warga berbahasa Rusia di Ukraina bagian timur, otonomi untuk Donetsk dan Luhansk dalam sistem federal—bukan berarti kemerdekaan. Krimea tidak dikembalikan ke Ukraina dan penarikan mundur pasukan Ukraina dari zona pertempuran.
Uni Eropa dan AS: Pemulihan kedaulatan wilayah Ukraina, penghentian intervensi Rusia di bagian timur Ukraina, penarikan mundur pasukan dan persenjataan Rusia, pengawasan perbatasan Ukraina-Rusia, zona demiliterisasi antara kombatan, demokrasi sepenuhnya di Donetsk dan Luhansk.











