Larangan film karena 'dampak negatif' militer Myanmar

Myanmar

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pemutaran film masih perlu mendapat izin dari Badan Sensor Film.

Badan Sensor Film Myanmar melarang penayangan Twilight Over Burma dalam acara malam pembukaan Festival Film Internasional Martabat Hak Asasi Manusia di Yangon.

Film tersebut mengisahkan hubungan antara seorang pangeran dari kelompok minoritas Shan dengan seorang perempuan Australia pada tahun 1960-an.

Para penonton mendapat informasi kalau Twilight Over Burma atau Senja di atas Burma gagal tayang karena berdampak negatif terhadap citra militer.

  • <link type="page"><caption> 'Penyair penis' Myanmar diganjar enam bulan penjara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160524_dunia_myanmar" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Pegiat anti-Islam Myanmar ditangkap karena fitnah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160506_dunia_myanmar" platform="highweb"/></link>

Sensor merupakan hal yang biasa dalam sejarah Myanmar masa lalu namun sejalan dengan reformasi politik, pembatasan atas media cetak sudah dicabut namun pemutaran film masih perlu mendapat persetujuan badan sensor.

Tentara Myanmar

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Twilight Over Burma dianggap berdampak negatif atas citra militer Myanmar.

"Ada beberapa kriteria yang digunakan dalam sensor film di Myanmar. Hal penting dalam adalah masalah yang bisa mempengaruhi persatuan antara suku nasional sebaiknya tidak diizinkan," jelas Myo Myint Maung, wakil sektretaris Kementerian Informasi kepada kantor berita Reuters.

Satu truk polisi diparkir di depan bioskop tempat penyelenggaraan festival, Selasa (14/06) malam, dan masih tetap beada di sana hingga Rabu.

Bagaimanapun direktur festival, Mon Mon Myat, sempat para penonton yang kecewa menjadi tertawa lepas saat menjelaskan alasan pelarangan film.

"Kita punya minuman anggur baru, namun dalam botol lama," katanya menyiratkan reformasi di Maynmar yang belum berlangsung menyeluruh.