Protes kehadiran buronan ICC, para diplomat angkat kaki saat pelantikan Presiden Uganda

Museveni

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Presiden Museveni menyebut Mahkamah Pidana Innternasional sebagai 'kumpulan orang tak berguna.'

Para utusan negara-negara barat yang menghadiri pelantikan Presiden Uganda Museveni meninggalkan upacara sebagai protes atas kehadiran Presiden Sudan yang merupakan buronan ICC.

Para diplomat AS, Eropa dan Kanada langsung meninggalkan upacara ketika Presiden Yoweri Museveni melontarkan pernyataan yang merendahkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Departemen Luar Negeri AS mengatakan mereka juga bermasalah dengan kehadiran Presiden Sudan, Omar al-Bashir pada upacara tersebut.

Bashir merupakan buronan ICC atas tuduhan genosida.

  • <link type="page"><caption> Uganda berlakukan hukuman penjara pada orangtua yang tak imunisasi anaknya</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/03/160326_majalah_vaksin_uganda" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Nama homoseksual diterbitkan koran Uganda</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/02/140225_uganda_homoseksual" platform="highweb"/></link>

Pelantikan yang berlangsung hari Kamis - mandat kelima sejak Museveni naik ke pucuk kekuasaan pada tahun 1986 - dihadiri oleh para pemimpin dari Chad, Ethiopia, Kenya, Somalia, Afrika Selatan, Sudan Selatan, Tanzania dan Zimbabwe.

omar al-bashir

Sumber gambar, REUTERS

Keterangan gambar, Pada 2009 dan 2010 Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi al-Bashir untuk tuduhan genosida dalam kekejaman di wilayah Darfur, Sudan barat.
Museveni

Sumber gambar, REUTERS

Keterangan gambar, Presiden Museveni mengubah konstitusi sehingga bisa memperpanjang kekuasaannya yang sudah berlangsung 30 tahun.

Dalam sambutannya, Museveni menyebut ICC sebagai "sekelompok orang yang tidak berguna" dan mengatakan ia tidak lagi mendukungnya.

Juru bicara departemen luar negri AS Elizabeth Trudeau mengatakan: "Menanggapi kehadiran Presiden (Sudan, Omar al-) Bashir dan pernyataan Presiden Museveni; delegasi AS bersama perwakilan dari negara-negara Uni Eropa dan Kanada, meninggalkan upacara pelantikan untuk menunjukkan keberatan kami."

"Kami percaya bahwa itu merupakan reaksi yang tepat bagi seorang kepala negara yang mengolok-olok upaya-upaya untuk menjamin akuntabilitas bagi korban genosida, kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan."

Museveni
Keterangan gambar, Presiden Museveni dilantik kelima kalinya sejak berkuasa tahun 1986.

Mahkamah yang berbasis di Den Haag telah mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional pada tahun 2009 dan 2010 bagi al-Bashir untuk tuduhan genosida dalam kekejaman di wilayah Darfur, Sudan barat.

Teorinya, negara-negara di seluruh dunia memiliki kewajiban hukum untuk menangkap tersangka ICC yang masuk wilayah mereka, tetapi para pemimpin Afrika semakin menyepelekan kewenangan ICC.