Warga Uganda memberi suara untuk memilih presiden

Sumber gambar, Reuters
Warga Uganda mulai memberikan suara untuk pemilihan presiden dengan Presiden Yoweri Museveni masih ingin memperpanjang 30 tahun kekuasaannya.
Delapan calon meramaikan pemilihan pada hari Kamis 18 Februari, yang dianggap paling ketat sepanjang sejarah negara itu.
Dua saingan utama Museveni adalah tokoh oposisi Kizza Besigye dan mantan Perdana Menteri, Amama Mbabazi.

Sumber gambar, AP
Sekitar 15 juta warga Uganda akan memberikan suara, juga untuk pemilihan parlemen dan pemilihan wilayah.
Calon presiden memerlukan lebih dari 50% suara untuk bisa menang langsung, dan jika tidak maka dua calon dengan suara terbesar akan bertarung lagi untuk putaran kedua.

Sumber gambar, Reuters
Kelompok pegiat hak asasi mengkritik upaya pemerintah selama masa kampanye untuk menekan para pemimpin oposisi, pendukung mereka, dan media.
Museveni yang berusia 71 tahun sudah berkuasa sejak tahun 1986 dan merupakan salah satu pemimpin terlama di Afrika.

Sumber gambar, Reuters
Masa jabatan terakhirnya mestinya berakhir tahun 2006 namun tahun lalu dia berhasil mengubah konstitusi yang memungkinkannya kembali berkuasa.
Salah satu isu besar dalam kampanye adalah tuduhan Besigye dan Mbabazi bahwa Museveni terlibat korupsi namun dibantah Museveni dan menyebut tudingan itu fiktif.
Namun bagi warga, isu yang lebih penting agaknya adalah tingginya pengangguran dan buruknya kualitas layanan umum.










