Ledakan di kilang minyak Meksiko menewaskan sejumlah orang

Sumber gambar, AFP
Sebuah ledakan besar di fasilitas minyak di Veracruz, sebuah negara bagian di tenggara Meksiko menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 136 lainnya.
Ledakan itu menghantam fasilitas milik Pemex, perusahaan minyak negara Meksiko, Pemex, di kota pelabuhan Coatzacoalcos.
Ratusan orang telah dievakuasi dan sekolah ditutup. Rekaman menunjukkan api yang berkobar besar dan asap yang membumbung.
- <link type="page"><caption> Cina bantah bekas pabrik kimia sebabkan anak-anak sakit </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160419_dunia_cina_keracunan" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Ledakan kimia kepulkan gas beracun di Brasil</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160115_dunia_brasil_ledakan_kimia" platform="highweb"/></link>
Penyebab ledakan itu belum jelas. Beberapa tahun terakhir ini, dilaporkan terjadi berbagai ledakan di fasilitas Pemex.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.15 waktu setempat (02:15 WIB), kata Pemex dalam sebuah pernyataan. Gubernur negara bagian Veracruz Javier Duarte mengatakan kepada stasiun radio ledakan itu terasa dari jarak 10km.

Sumber gambar, AFP
Pemex menyebut, api sudah bisa dikendalikan menjelang malam.
Warga disaerankan untuk tinggal di dalam rumah karena kemungkinan adanya sifat toksik dari asap hasil ledakan itu, tapi Pemex mengatakan asap menghilang dengan cepat, mengurangi kemungkinan dampak udara beracun.
Dari 136 orang luka-luka, 88 dirawat di rumah sakit, 13 di antaranya berada dalam kondisi serius, kata Pemex.
Video yang diposting di media sosial yang dimaksudkan untuk menunjukkan rumah sakit setempat memperlihatkan berbagai adegan kekacauan dan penderitaan pasien yang mengalami kehilangan darah yang berat.
Pemex mengatakan bagian dari pabrik yang meledak itu dikelola oleh anak perusahaan, Mexichem.

Sumber gambar, AFP
Associated Press melaporkan bahwa kilang itu menghasilkan vinil klorida, bahan kimia berbahaya yang digunakan untuk membuat pipa PVC dan bahan kemasan.
Ekspor minyak dari kilang ini, salah satu terminal distribusi minyak terbesar di Meksiko, tidak akan terpengaruh, tambah perusahaan.
Pada bulan September 2012, sebuah ledakan yang diikuti kebakaran terjadi di sebuah pabrik gas di negara bagian Tamaulipas yang menewaskan 33 orang.
Markas Pemex sendiri di Mexico City pernah terkena ledakan gas besar pada bulan Januari 2013, menewaskan 37 orang.
Sejumlah kebakaran juga melanda kilang perusahaan itu di Teluk Meksiko tahun lalu, dan dalam kebakaran lain di pabrik Veracruz pada bulan Februari lalu seorang pekerja tewas.









