Boko Haram 'makin sering' gunakan anak untuk mengebom

boko haram
Keterangan gambar, Anak perempuan, yang sering kali dibius, menjadi pelaku 75% serangan yang dilakukan kelompok militan Islam.

Penggunaan pengebom anak oleh kelompok militan Boko Haram meningkat dalam setahun ini, dengan satu dari lima serangan bunuh diri dilakukan oleh anak-anak, kata Badan Anak-anak PBB (UNICEF).

Anak perempuan, yang sering kali dibius, menjadi pelaku 75% serangan yang dilakukan kelompok ini di Kamerun, Nigeria dan Chad.

Ini adalah peningkatan 11 kali dari empat serangan di tahun 2014 dibandingkan 44 aksi di tahun sesudahnya, termasuk bulan Januari 2016.

"Pengebom bunuh diri" mengklaim sebagai anak yang diculik Boko Haram.

  • <link type="page"><caption> Perubahan taktik mewakili hilangnya wilayah di Nigeria.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160324_dunia_boko_haram" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Boko Haram rekrut perempuan?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/08/140806_perempuan_bokoharam" platform="highweb"/></link>

Pemberontakan selama tujuh tahun terutama mempengaruhi Nigeria timur laut di samping tetangganya di sekitar Lake Chad yang menewaskan 17.000 orang.

UNICEF menyatakan sekitar 1,3 juta anak-anak dipaksa meninggalkan rumah mereka di empat negara, Kamerun, Chad, Nigeria dan Niger.

Sudah hampir dua tahun berlalu sejak lebih 200 anak perempuan diculik dari sekolah mereka di Chibok, Nigeria.

Kejadian ini memicu aksi dunia Bring Back Our Girls, tetapi sampai sekarang tidak seorang pun ditemukan.