"Pengebom bunuh diri" mengklaim sebagai anak yang diculik Boko Haram

Sumber gambar, AP
Otoritas di Kamerun dan Nigeria menyelidiki sebuah klaim dari seorang calon pelaku bunuh diri yang menyebutkan dia merupakan salah satu dari anak-anak sekolah yang diculik pada 2014 lalu.
Pemerintah Nigeria mengirim orangtua siswi untuk mengidentifikasi anak perempuan itu.
Dia mengatakan kepada penyelidik di Kamerun, dia merupakan salah satu dari 270 orang anak perempuan yang diculik di Chibok oleh kelompok Jihadis Boko Haram.
Kantor berita Reuters melaporkan bahwa salah seorang dari anak-anak perempuan yang ditahan di bagian Utara Kamerun pada Jumat lalu, membawa bahan peledak dan mengklaim merupakan salah satu dari anak perempuan Chibok yang hilang.
- <link type="page"><caption> Pembom bunuh diri serang kota di Kamerun utara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160126_dunia_kamerun_bombunuhdiri.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Ratusan siswi di Nigeria diculik</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/04/140415_nigeria_penculikan.shtml" platform="highweb"/></link>
Anak-anak perempuan itu ditahan setelah dihentikan oleh pasukan pertahanan lokal di Limani, wilayah dekat perbatasan Nigeria, yang menjadi target serangan bom bunuh diri dalam beberapa bulan terakhir.
"Kami berharap orangtua Chibok dapat mengindentifikasikan anak-anak perempuan itu dan memastian dia merupakan salah satu dari anak-anak yang hilang," jelas Garba Shehu, juru bicara presiden Nigeria Muhammadu Buhari, kepada Yayasan Thomson Reuters.
Shehu mengatakan pemerintah sangat ingin mengetahui identitas anak perempuan ini, sehingga dia dapat dibawa kembali ke Nigeria dan mungkin dapat membantu pemerintah untuk menyelidiki penculikan itu.

Sumber gambar, Getty
Dia mengatakan dua orangtua dari Chibok telah dipilih untuk melakukan perjalanan ke Kamerun yaitu Yakubu Nkeki, ketua Gerakan Anak-Anak Perempuan Chibok yang diculik dan Yana Galang, pemimpin perempuan di kelompok itu, yang anaknya Rifkatu (16 tahun) termasuk yang diculik.
Penculikan mengundang perhatian internasional dan memicu kampanye di media sosial dengan tagar #bringbackourgirl atau kembalikan anak perempuan kami.
Sekitar 50 anak perempuan berhasil melarikan diri, 219 anak lainnya masih hilang. Mereka diculik kelompok militan dari komunitas Chibok di Nigeria.
Mantan Presiden Nigeria Goodluck Jonathan dikritik karena reaksi yang lamban terhadap kasus penculikan Chibok. Penggantinya, Buhari, memerintahkan sebuah penyelidikan baru dalam kasus penculikan itu pada Januari lalu.
Meskipun Boko Haram telah tersingkir dari sebagian besar wilayah di bagian timur laut Nigeria, tetapi kelompok itu masih terus melakukan aksi bom bunuh diri dan serangan di wilayah negara tetangga Kamerun, Chad dan Niger.









