David Cameron ungkap dokumen pembayaran pajak

Sumber gambar, Getty
David Cameron membayar pajak hampir £76.000 atau sekitar Rp1,4 miliar untuk pemasukan lebih dari £200.000 atau sekitar Rp3,7 miliar pada 2014-2015, menurut angka yang dirilis oleh perdana menteri.
Cameron mendapat £46,899 atau sekitar hampir Rp900 juta dari bagiannya atas penyewaan rumah keluarga di Notting Hill, London, menurut dokumen pertama yang dibuka oleh perdana menteri.
Rilis data ini dilakukan setelah Cameron mengakui bahwa dia bisa lebih baik dalam menghadapi perdebatan akan masalah keuangannya.
Cameron juga menugaskan kesatuan tugas baru untuk menyelidiki dugaan penghindaran pajak.
- <link type="page"><caption> Panama Papers: PM David Cameron dituduh 'munafik'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160408_dunia_cameron_hipokrit" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Putin: Panama Papers upaya lawan untuk lemahkan Rusia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160407_dunia_putin_panama" platform="highweb"/></link>
Pembukaan data pajak Cameron ini terjadi setelah sepekan muncul pertanyaan dan pernyataan beruntun tentang fakta apakah Cameron memiliki dan menjual unit pada dana offshore yang dikelola oleh mendiang ayahnya, Ian Cameron.
Detil dari dana Blairmore Holdings termasuk dalam bocoran 11 juta dokumen yang dikenal dengan Panama Papers.
Perdana Menteri mengatakan bahwa dia membuka informasi tersebut agar "benar-benar terbuka dan transparan" tentang urusan keuangannya.
Saat dia berbicara, ratusan demonstran berjalan menuju Whitehall dan meminta Cameron untuk "menutup lubang pajak atau mundur".
Blairmore Holdings termasuk dalam dokumen yang dimiliki oleh firma hukum Panama Mossack Fonseca. Ian Cameron, ayah David Cameron, disebut sebagai klien Mossack Fonseca saat mendirikan perusahaan tersebut bagi investor.









