Atasi kabut asap, 2.000 pabrik di Cina diminta tutup

Sumber gambar, Reuters
Pemerintah di Beijing memerintahkan lebih dari 2.000 pabrik untuk menghentikan operasi atau mengurangi kegiatan sebagai bagian dari upaya darurat mengatasi kabut asap di ibu kota Cina tersebut.
Media setempat memberitakan taman kanak-kanak dan sekolah diminta libur pada hari Senin (21/12) dan Selasa (22/12).
Bahan pelajaran akan diunggah ke internet, sehingga peserta didik tetap bisa mengakses pelajaran saat kegiatan sekolah berhenti.
Pada hari Sabtu lalu pemerintah di Beijing <link type="page"><caption> mengumumkan peringatan bahaya tertinggi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151218_dunia_cina_smog.shtml" platform="highweb"/></link>, yang berlaku selama empat hari, terkait kabut asap ini.
Media di Cina mengatakan 33 kota di provinsi-provinsi lain, termasuk Hebei yang mengelilingi Beijing, Henan di Cina tengah, dan Shandong di bagian timur juga menerapkan peringatan serupa.

Sumber gambar, Getty
Seorang pejabat di Beijing kepada kantor berita AFP mengatakan pemerintah akan mengirim petugas untuk memeriksa pabrik-pabrik di dan sekitar Beijing setiap hari, untuk memastikan pabrik-pabrik ini mematuhi seruan pemerintah.
Selama status bahaya tertinggi ini berlaku, pihak berwenang di Beijing melarang pemakaian setengah dari total kendaraan di kota ini, dengan pengecualian bus, taksi, mobil listrik, dan kendaraan-kendaraan darurat seperti ambulans.





