LSM pasukan Inggris peringatkan masalah pendanaan

Sumber gambar, Getty
Aksi militer di Suriah harus diikuti dengan adanya "pendanaan yang sangat diperlukan" untuk membantu para veteran yang kembali dengan masalah kejiwaan, kata sebuah organisasi kemanusiaan.
Combat Stress mengatakan mereka sudah "berjuang untuk menangani" para mantan tentara yang memerlukan perawatan.
Organisasi yang menangani hampir 6.000 veteran bermasalah itu memperkirakan mereka yang memerlukan perawatan akan meningkat karena konflik Suriah terus berkembang.
Pada tahun 2014, pemerintah Inggris menyatakan telah menanamkan dana £7,4 juta atau Rp154 miliar untuk memperbaiki layanan.
Serangan udara RAF terus berlanjut di Suriah karena pasukan <link type="page"><caption> Inggris bergabung dalam operasi bersama sekutu terhadap kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151204_dunia_cameron_misi_isis_suriah" platform="highweb"/></link>.
Tetapi Combat Stress memperingatkan mereka kemungkinan tidak akan mampu mendukung para veteran korban konflik di masa depan.
Organisasi kemanusiaan tersebut telah menggunakan dana cadangan untuk melanjutkan layanan, termasuk untuk tiga pusat rehabilitasi, tetapi juru bicaranya memperingatkan jika tambahan dana tidak didapat maka akan dilakukan pemotongan layanan.
Pada tahun keuangan lalu, pasien post-traumatic stress disorder (PTSD), kecemasan dan depresi yang ditangani organisasi itu meningkat hampir 25% dari 1.819 di tahun 2013-14 menjadi 2.328 pada periode 2014-15.









