Brussels bersiaga: Kota di tengah ancaman teror

Seorang serdadu berpatroli di tengah kota Brussels.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Seorang serdadu berpatroli di tengah kota Brussels.

Sudah tiga hari kota Brussels, Belgia, mengalami penutupan akibat tingkat kewaspadaan tertinggi menyusul serangan di Paris oleh kelompok ISIS.

Polisi Belgia sudah menahan 21 orang dalam <link type="page"><caption> penggerebekan anti-teror sejak Minggu (22/11</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151123_dunia_belgia_penahanan" platform="highweb"/></link>) namun seorang tersangka penembak dari serangan Paris, Salah Abdeslam, tetap hilang.

Pada Senin (23/11), tentara terlihat berpatroli di jalanan dan banyak bisnis serta layanan publik yang tetap tutup.

BBC melihat bagaimana penutupan tersebut mempengaruhi berbagai aspek kehidupan kota.

Sekolah

Sekolah dan universitas di Brussels tetap tutup pada Senin di bawah pengamanan ketat.

Dalam sebuah pernyataan (dalam bahasa Prancis), otoritas pendidikan komunitas Prancis di Brussels mengatakan bahwa semua pelajar di tempat penitipan anak, sekolah dasar dan sekolah menengah akan dihentikan dan anak-anak tak boleh masuk.

Sementara itu, Universite libre de Bruxelles (ULB) - sama halnya dengan universitas lain - membatalkan kelas-kelas dan menutup fasilitasnya, termasuk perpustakaan, taman, dan ruang pameran.

Nadine Rosa-Rossa, seorang guru di distrik Molenbeek, lokasi operasi polisi anti-teror, mengatakan pada program Newsday BBC bahwa dia merasa langkah pengamanan itu "berlebihan".

"Kita seperti sedang dalam kondisi perang," katanya. "Hal ini tidak baik bagi anak-anak, buat guru, dan semua orang. Saya tahu ada anak-anak yang sangat cemas. Dan apa yang kita bilang ke mereka? Ada orang jahat di kota ini?"

Transportasi

Otoritas transportasi Brussels <link type="page"><caption> menghentikan layanan sistem transportasi Metro bawah tana</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151122_dunia_brussel_kotamati" platform="highweb"/></link>h dan beberapa rute bus, lainnya mengalami pengurangan jam layanan. Hanya kereta biasa yang beroperasi.

Pengamanan lebih ketat terlihat di stasiun kereta.
Keterangan gambar, Pengamanan lebih ketat terlihat di stasiun kereta.

Penglaju ke dalam kota melaporkan gerbong-gerbong serta jalanan yang kosong, beberapa menggambarkan perasaan tidak nyaman.

Eurostar menjalankan layanan penuh pada Senin, namun menawarkan bahwa penumpang bisa menukar tiket mereka untuk keesokan harinya tanpa biaya tambahan.

Stasiun metro bawah tanah yang terlihat kosong pada Sabtu (21/11).

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Stasiun metro bawah tanah yang terlihat kosong pada Sabtu (21/11).

Pengamanan lebih ketat juga terasa oleh penumpang kereta kecepatan tinggi Thalys dan TGV dari stasiun Gare du Midi, Brussels.

Koran Brussels La Dernière Heure (DH) mengatakan ada kemacetan dua kali lipat daripada biasanya di jalanan karena penumpang menghindari menggunakan angkutan umum ke tengah kota.

Tempat kerja

Brussels adalah lokasi markas Uni Eropa dan berbagai kantor organisasi non-pemerintah, lembaga penelitian, dan organisasi internasional lainnya.

Dave Baird, yang bekerja di gedung Komisi Eropa, mengatakan bahwa kantornya tetap buka namun sangat sepi.

Pemeriksaan bagasi penumpang di stasiun Gare du Midi, Brussels.

Sumber gambar, epa

Keterangan gambar, Pemeriksaan bagasi penumpang di stasiun Gare du Midi, Brussels.

"Hari ini kami bekerja normal tapi beberapa kolega memilih bekerja dari rumah dan terlalu takut untuk naik kereta," katanya.

Seorang pejabat Nato mengatakan pada Reuters bahwa beberapa staf diminta untuk bekerja dari rumah, dan kunjungan ke luar sudah dibatalkan.

Sementara itu, Olivier Willocx, kepala kamar dagang Brussels BECI, mengatakan pada saluran publik RTBF bahwa bisnis di kota tersebut mengalami kondisi yang "tidak biasa".

Menurutnya, para pengusaha harus memutuskan sendiri apakah akan tetap membuka tempat usaha mereka, sambil mempertimbangkan orangtua yang harus menjaga anak karena sekolah tutup.

Matthias Dobbelaere, yang menjalankan kantor praktik hukum di Brussels, mengatakan pada BBC bahwa stafnya diminta untuk bekerja dulu dari rumah.

Tentara berpatroli di tengah kota Brussels.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Tentara berpatroli di tengah kota Brussels.

"Anda tak bisa membiarkan bawahan Anda tetap merasa aman bekerja di Brussels ketika ada ancaman teror."

Seorang warga kota, Letitia Rawlings, mengatakan pada BBC bahwa "suasananya sangat aneh".

"Secara umum, orang-orang takut untuk keluar," katanya. Dia juga menambahkan, ancaman teror mendominasi percakapan.

Turisme

Ribuan orang yang mengunjungi ibu kota Belgia ini hanya menemui toko, bar, dan bioskop yang tutup.

Bar dan restoran yang tutup di tengah kota Brussels.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Bar dan restoran yang tutup di tengah kota Brussels.

Pada Senin, pengguna Twitter melaporkan bahwa tujuan wisata utama kota tersebut, seperti alun-alun Grand Place, sepi, tidak seperti biasanya.

Seperti halnya warga lokal, turis juga diingatkan untuk menghindari area-area di mana ada "kumpulan orang dalam jumlah besar".

Bandara Brussels tetap buka dan semua penerbangan berlangsung seperti biasa, namun ada peningkatan pengamanan.