Iran akan hadiri perundingan Suriah di Wina

Sumber gambar, AP
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, akan menghadiri perundingan multilateral untuk mencari jalan keluar politik bagi konflik Suriah yang dijadwalkan digelar pekan ini di Wina, Austria, kata seorang juru bicara pemerintah.
Untuk pertama kalinya Iran -negara yang merupakan sekutu Presiden Bashar al-Assad- akan menghadiri KTT seperti ini dengan Amerika Serikat.
Wakil dari Rusia, Arab Saudi dan Turki juga akan menghadiri perundingan.
Sebelumnya, AS mengatakan sebuah <link type="page"><caption> undangan telah diberikan kepada Iran</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151028_dunia_iran" platform="highweb"/></link> dan langkah itu sempat dipertanyakan kelompok oposisi Suriah yang didukung Barat.
"Kami mengkaji undangan dan diputuskan menteri luar negeri akan menghadiri perundingan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Marzieh Afkham.
Tahapan utama dalam perundingan Suriah diperkirakan akan dimulai hari Jumat 30 Oktober namun para diplomat mengatakan sejumlah pertemuan persiapan sudah akan dilakukan Kamis (29/10) malam.
Mesir dan Irak juga sudah memastikan menerima undangan pertemuan.
Wartawan BBC, James Robbins, mengatakan AS sudah pasti tidak menyambut baik Iran di perundingan Suriah namun bagaimanapun kini akan menerima keterlibatan Teheran.









