AS mengaku salah menyerang rumah sakit Kunduz

Sumber gambar, epa
Komandan pasukan internasional Amerika Serikat di Afghanistan mengakui serangan AS atas sebuah rumah sakit di kota Kunduz adalah suatu kesalahan.
Jenderal John Campbell mengatakan AS tidak akan pernah secara sengaja menyerang fasilitas kesehatan.
Paling tidak 22 orang tewas dalam serangan yang berlangsung ketika pasukan pemerintah Afghanistan berperang di darat untuk menguasai kembali kota di utara itu dari milisi Taliban.
Badan amal kesehatan asal Prancis, MSF, sudah menuntut dilakukannya penyelidikan internasional yang independen atas serangan tersebut.
MSF mengatakan pernyataan dari pemerintah <link type="page"><caption> Afghanistan mengisyaratkan rumah sakit secara sengaja menjadi sasaran</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151005_dunia_afghanistan_kunduz" platform="highweb"/></link> yang dianggap sama dengan pengakuan kejahatan perang.
Dalam kesaksian di depan Komite Angkatan Bersenjata Senat Amerika Serikat, Jenderal Campbell mengatakan serangan udara dilakukan dalam rantai komando Amerika.
"Untuk jelasnya, keputusan mengeluarkan tembakan udara adalah keputusan AS, dibuat dalam rantai komando AS," katanya.





