Reuni keluarga Korsel dan Korut segera dilangsungkan

Acara reuni keluarga pertama kali diadakan pada 1988 dan rutin dilakukan tiap tahun, kecuali jika hubungan Korsel dan Korut memburuk.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Acara reuni keluarga pertama kali diadakan pada 1988 dan rutin dilakukan tiap tahun, kecuali jika hubungan Korsel dan Korut memburuk.

Pemerintah Korea Utara dan Korea Selatan sepakat menggelar reuni keluarga yang terpisah akibat Perang Korea pada 1950-1953 lampau.

Menurut pemerintah Korsel, reuni akan diselenggarakan pada 20 hingga 26 Oktober mendatang di Resor Gunung Berlian yang terletak di Gunung Kumgang, Korut.

Reuni tersebut akan dihadiri oleh 100 orang dari Korsel dan 100 orang dari Korut.

Koresponden BBC di Seoul, Stephen Evans, mengatakan reuni keluarga pertama kali diadakan pada 1988 lalu. Setelah itu acara tersebut digelar rutin setiap tahun. Namun, ada kalanya acara dibatalkan karena ketegangan antara kedua negara. Terakhir kali reuni diselenggarakan pada Februari 2014.

Peminat acara itu mencapai puluhan ribu orang mengingat adanya ribuan keluarga yang terpisah dan tidak bisa mengabari satu sama lain saat Perang Korea yang memecah Korea menjadi dua negara yang berseteru.

Ribuan keluarga terpisah akibat Perang Korea pada 1950-1953 lalu.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Ribuan keluarga terpisah akibat Perang Korea pada 1950-1953 lalu.

Data menunjukkan sebanyak 66.000 warga Korsel berada dalam daftar tunggu peserta. Sebagian besar berusia 80-an hingga 90-an tahun.

Kesepakatan soal reuni itu merupakan buah dari <link type="page"><caption> perundingan yang dihadiri pejabat Palang Merah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150907_dunia_reuni_korea" platform="highweb"/></link> di Desa Panmunjom, yang berada di perbatasan kedua negara.

Hal ini dimungkinkan setelah <link type="page"><caption> ketegangan kedua negara mencair</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150824_dunia_korea_damai" platform="highweb"/></link>, menyusul beberapa insiden terbaru.