Korut-Korsel kembali melanjutkan perundingan

Pimpinan teras Korut-Korsel sepakat melanjutkan pembicaraan tahap kedua untuk meredahkan ketegangan.

Sumber gambar, REUTERS

Keterangan gambar, Pimpinan teras Korut-Korsel sepakat melanjutkan pembicaraan tahap kedua untuk meredahkan ketegangan.

Korea Utara dan Korea Selatan akan melanjutkan pembicaraan putaran kedua pada Minggu (23/08) untuk meredakan ketegangan kedua negara yang terus meningkat, kata pejabat Korsel.

Pengumuman untuk melanjutkan pembicaraan ini dibuat setelah kedua pihak berunding beberapa jam pada hari Sabtu.

Pejabat penting dari kedua negara telah bertemu di wilayah gencatan senjata, Panmunjom, di dekat perbatasan.

Korea Utara sebelumnya telah mengancam melakukan <link type="page"><caption> "aksi militer besar-besaran"</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150821_dunia_korut_mobilisasi" platform="highweb"/></link> apabila Korea Selatan tidak menghentikan <link type="page"><caption> siaran propaganda melalui pengeras suara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150820_dunia_korea_tembakan" platform="highweb"/></link> ke arah perbatasan Korut.

Kedua pihak sepakat untuk bertemu lagi pada Minggu sore untuk "mempersempit perbedaan" menyusul perundingan yang berjalan sekitar 10 jam pada hari Sabtu lama.

Tidak ada liputan media terhadap perundingan yang berlangsung di dalam Zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea.

Pasukan Korsel telah disiapkan di dekat perbatasan menyusul ketegangan kedua negara.

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Pasukan Korsel telah disiapkan di dekat perbatasan menyusul ketegangan kedua negara.

Dalam pembicaraan hari Minggu, Korea Selatan akan diwakili penasihat keamanan nasional Kim Kwan-jin dan Menteri Unifikasi Hong Yong-Pyo, sementara Korea Utara akan mengirim pejabat senior Hwang Pyong-jadi dan Kim Yong-gon.

Korea Utara sebelumnya telah mengultimatum Korsel agar membongkar alat pengeras suara -berisi buletin berita, ramalan cuaca dan musik- yang diarahkan ke wilayah Korut di perbatasan.

Siaran propaganda

<link type="page"><caption> Korut kemudian menembakkan artileri </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150820_dunia_korea_tembakan" platform="highweb"/></link>di sepanjang perbatasan untuk memprotes siaran propaganda tersebut. Korsel kemudian balas menembakkan artileri ke wilayah Korut dekat perbatasan kedua negara.

Warga Korsel di dekat perbatasan dengan Korut telah dipindahkan untuk menghadapi situasi terburuk.

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Warga Korsel di dekat perbatasan dengan Korut telah dipindahkan untuk menghadapi situasi terburuk.

Sejauh ini Korea Selatan telah memindahkan hampir 4.000 warganya dari daerah perbatasan.

Sementara itu, pesawat jet temput AS dan Korea Selatan telah melakukan penerbangan dalam formasi bersama di dekat perbatasan.

Pejabat keamanan AS telah menegaskan kembali "komitmen kuat" negaranya untuk membela Korea Selatan.

Korut dan Korsel sejatinya masih dalam status berperang karena pertempuran antara keduanya pada periode 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, dan bukan kesepakatan damai.