Ledakan Tianjin: Zat beracun ditemukan, aparat evakuasi warga

Militer Cina mengirim tim khusus yang terlatih menangani situasi darurat berkaitan dengan zat kimia.

Sumber gambar,

Keterangan gambar, Militer Cina mengirim tim khusus yang terlatih menangani situasi darurat berkaitan dengan zat kimia.

Aparat Cina memerintahkan pengevakuasian seluruh warga sipil dalam radius tiga kilometer dari lokasi ledakan di Kota Tianjin setelah ditemukannya zat kimia beracun.

Kantor berita Xinhua melaporkan segenap warga diinstruksikan berlindung di sebuah sekolah. Mereka diwajibkan memakai masker dan celana panjang untuk menghindari paparan zat beracun.

Warga sipil diminta menyingkir dari sekitar lokasi ledakan dan mengenakan masker.

Sumber gambar, Xinhua

Keterangan gambar, Warga sipil diminta menyingkir dari sekitar lokasi ledakan dan mengenakan masker.

Perintah tersebut dikeluarkan menyusul ditemukannya sodium sianida di bagian timur zona industri yang merupakan <link type="page"><caption> lokasi ledakan dahsyat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150815_dunia_korban_tianjin" platform="highweb"/></link>.

Untuk memeriksanya, militer Cina mengirim pasukan khusus yang terlatih menghadapi situasi darurat berkaitan dengan zat kimia.

Sampai saat ini, para pejabat mengonfirmasi bahwa ada zat kimia kalsium karbida, potasium nitrat, dan sodium nitrat di dalam gudang penyimpan milik perusahaan Ruihai Logistics.

Namun, berdasarkan laporan surat kabar People’s Daily, gudang itu juga menyimpan sodium sianida dan amonium nitrat.

Sodium sianida yang berwujud bubuk kristal putih dapat berakibat fatal jika terhirup atau tertelan manusia karena langsung menganggu kemampuan tubuh dalam menggunakan oksigen.

Tiada warga sipil yang diperbolehkan berada dalam radius tiga kilometer dari lokasi ledakan.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Tiada warga sipil yang diperbolehkan berada dalam radius tiga kilometer dari lokasi ledakan.

Zat tersebut digunakan industri kimia dan industri tambang guna mengekstraksi emas dan perak. Bila dicampur ke air, zat itu akan larut. Namun, bila terkena api, zat itu akan melepaskan gas beracun hidrogen sianida.

Jumlah korban meninggal akibat dua ledakan dahsyat di Kota Tianjin, Cina, telah mencapai 85 orang.

Di antara korban meninggal terdapat sedikitnya 21 petugas pemadam kebakaran. Adapun jumlah korban cedera dilaporkan mencapai 721 orang.