Ledakan Tianjin: Api masih berkobar di lokasi

Api masih berkobar di sekitar perusahaan Ruihai Logistics, Kota Tianjin, Cina.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Api masih berkobar di sekitar perusahaan Ruihai Logistics, Kota Tianjin, Cina.

Api masih berkobar di lokasi terjadinya <link type="page"><caption> dua ledakan dahsyat di Kota Tianjin, Cina,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2015/08/150813_galeri_tianjin_ledakan" platform="highweb"/></link> meski ledakan telah berlangsung 36 jam sebelumnya.

Wartawan BBC di Tianjin, John Sudworth, mengatakan api di sejumlah gedung yang terbakar, kendaraan, dan kontainer menimbulkan asap tebal.

Untuk memadamkannya, lebih dari 1.020 petugas pemadam dan 140 truk branwir dikirim ke lokasi kejadian. Saat ini mereka masih berupaya mematikan api.

Jika api telah dipadamkan, pemerintah berencana memindahkan kontainer-kontainer ke zona aman yang jauh dari panas api sehingga isinya bisa dianalisa.

Asap tebal yang berasal dari gedung dan kendaraan yang terbakar membubung tinggi.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Asap tebal yang berasal dari gedung dan kendaraan yang terbakar membubung tinggi.

Berdasarkan reportase John Sudworth, warga Tianjin amat cemas. Mereka mengkhawatirkan dampak lingkungan yang mungkin terjadi mengingat gudang yang meledak dimiliki perusahaan bernama <link type="page"><caption> Ruihai Logistics yang menangani bahan kimia beracun</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150813_dunia_cina_tianjin" platform="highweb"/></link> termasuk sodium cyanide dan toluene diisocyanate.

Kepala Biro Perlindungan Lingkunan Tianjin, Wen Wurui, mengatakan pihaknya terus memantau tingkat polusi.

Untuk memadamkan api, lebih dari 1.020 petugas pemadam dan 140 truk branwir dikirim ke lokasi kejadian.

Sumber gambar, Xinhua

Keterangan gambar, Untuk memadamkan api, lebih dari 1.020 petugas pemadam dan 140 truk branwir dikirim ke lokasi kejadian.

“Jika (udara beracun) dihirup terlalu lama, dampaknya buruk. Namun, berdasarkan pantauan kami, tingkat polusi belum melampaui (standar),” katanya.

Dua ledakan yang terjadi berturut-turut pada Rabu (12/08) pukul 23.30 waktu setempat menyebabkan bola api yang terlihat dari angkasa luar dan gelombang hempas yang merusak jendela yang berjarak beberapa kilometer.

Akibat ledakan itu, sedikitnya 50 orang meninggal dan ratusan lainnya cedera. Dari jumlah korban meninggal, diketahui sebanyak 17 di antara mereka merupakan petugas pemadam kebakaran.

Dari 50 korban meninggal dunia, 17 di antara mereka merupakan petugas pemadam kebakaran.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Dari 50 korban meninggal dunia, 17 di antara mereka merupakan petugas pemadam kebakaran.

Bahan kimia

Terkait dengan insiden tersebut, Perdana Menteri Cina Li Keqiang berjanji akan menggelar penyelidikan dan membuka informasi secara terbuka dan transparan.

Sebelumnya, Gao Huaiyou, selaku wakil direktur badan pengawas keselamatan kerja Kota Tianjin, mengklaim ada perbedaan besar antara laporan manajer-manajer perusahaan dan para pejabat bea cukai. Kerusakan parah pada kantor Ruihai Logistics juga menyebabkan apa saja bahan kimia yang berada di lokasi.

Warga Tianjin khawatir dampak lingkungan dan kesehatan yang ditimbulkan kebakaran.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Warga Tianjin khawatir dampak lingkungan dan kesehatan yang ditimbulkan kebakaran.

Surat kabar resmi Partai Komunis Cina, the People’s Daily, melaporkan tim gerak darurat tengah mencoba membuang 700 ton sodium sianida yang disimpan di lokasi.

Untuk mendetoksifikasinya, tim darurat menyiapkan hidrogen peroksida.

Bangunan Ruihai Logistics, masih menurut harian tersebut, juga melanggar aturan keselamatan.

Akan tetapi, sejauh ini pihak Ruihai Logistics belum memberikan keterangan resmi terkait bahan kimia dan aturan keselamatan.