Pimpinan kelompok militan Islamis dibunuh Rusia

Sumber gambar, AP
Pemimpin kelompok militan Islamis Emirat Kaukasus, Abu Usman Gimrinsky, dilaporkan dibunuh pasukan Rusia.
Sebuah situs internet terkait kelompok yang berafliliasi dengan al-Qaida melaporkan Gimrinsky, yang dikenal juga sebagai Magomed Suleimanov, tewas dalam bentrokan di Republik Dagestan, Rusia selatan.
Pihak keamanan Rusia membunuh empat orang yang diduga milisi, termasuk Gimrinsky, kata badan anti-terorisme pada hari Selasa (11 Agustus) seperti dikutip kantor berita Associated Press.
Badan Anti-Teroris menyatakan Gimrinsky diduga melakukan pembunuhan terhadap Said Afandi, pimpinan kelompok Islam Sufi Dagestan pada tahun 2012.
Dia juga dituduh melakukan sejumlah pembunuhan perwira polisi dan warga sipil di daerah tersebut.
Dagestan adalah pusat pemberontakan Islamis yang menyebar di Kaukasus Utara setelah terjadinya dua perang di Chechnya.
Para pemberontak berusaha membuat <link type="page"><caption> negara terpisah berdasarkan hukum Islamis yang ketat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2010/03/100331_dagestanbomb" platform="highweb"/></link>.
Gimrinsky adalah pimpinan pemberontak ketiga yang dibunuh dalam beberapa tahun ini.
Para pengamat mengatakan peristiwa ini adalah pukulan terbaru terhadap Emirat Kaukasus yang baru-baru ini terpecah.
Sebagian anggota memisahkan diri <link type="page"><caption> membentuk cabang setempat dari kelompok yang menamakan diri Negara Islam </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150724_majalah_isis_rusia" platform="highweb"/></link>atau ISIS.









