Cina segera rampungkan reklamasi di Laut Cina Selatan

Sumber gambar, AFP
Cina akan "segera" menyelesaikan serangkaian proyek reklamasi tanah yang kontroversial di Laut Cina Selatan, menurut Kementerian Luar Negeri Cina.
Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (16/06), Cina tidak memberikan rentang waktu secara spesifik ataupun mengatakan lokasi yang akan segera diselesaikan dari tujuh area reklamasi.
"Cina akan segera menyelesaikan proyek reklamasi sebagai bagian dari pembangunan Laut Cina Selatan di bagian Pulau Nansha," kata Kementerian Luar Negeri, menggunakan sebutan dalam bahasa Mandarin untuk Kepulauan Spratlys.
Setelah reklamasi tanah selesai, pembangunan fasilitas yang dapat "memenuhi fungsi yang relevan" akan dimulai, bunyi pernyataan itu.

Sumber gambar, AP
Cina mengklaim hampir keseluruhan Laut Cina Selatan, yang menyebabkan adanya <link type="page"><caption> tumpang tindih klaim dengan beberapa negara Asia lain termasuk Vietnam dan Filipina</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/04/150420_filipina_cina_reklamasi" platform="highweb"/></link>.
Negara-negara itu mengatakan Cina melakukan reklamasi tanah secara tidak sah di daerah yang diperebutkan untuk membuat pulau buatan dengan fasilitas yang berpotensi untuk digunakan bagi kepentingan militer.
Cina membela diri dengan mengatakan pembangunan yang dilakukannya untuk membantu orang-orang yang melakukan misi pencarian dan penyelamatan maritim serta penelitian bencana.







