CY Leung bela program reformasi Hong Kong

Sumber gambar, AP
Pemimpin Eksekutif Hong Kong, CY Leung, menegaskan bahwa program reformasi yang dilaksanakannya merupakan yang terbaik bagi wilayah itu.
Hal tersebut disampaikannya dalam pidato tahunannya di majelis legislatif, yang sempat tertunda karena unjuk rasa para politisi prodemokrasi.
Sekitar 20 politisi ke luar dari ruangan setelah membuka payung berwarna kuning, yang menjadi lambang dalam rangkaian unjuk rasa prodemokrasi <link type="page"><caption> yang berlangsung sejak September hingga Desember tahun lalu.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2014/08/140831_galeri_hongkong_bergolak" platform="highweb"/></link>
Dalam pidatonya, Leung mengatakan para penentang politiknya yang menurutnya tidak bisa memahami kerangka konstitusi.
"Pada saat kita menuju demokrasi, kita seharusnya bertindak sesuai dengan undang-undang atau Hong Kong akan merosot menjadi anarki," katanya.

Sumber gambar, AP
Unjuk rasa prodemokrasi Hong Kong dipicu oleh kebijakan pemerintah Beijing untuk menggelar pemilihan umum atas pemimpin eksekutif Hong Kong pada tahun 2017 namun calon-calonnya ditentukan oleh Beijing.
Persisnya, sebuah komite yang mayoritas anggotanya pro-Beijing akan memiliki hak veto atas calon dalam pemilihan tersebut.
Pada awal unjuk rasa, puluhan ribu orang turun ke jalan-jalan di Hong Kong namun jumlahnya kemudian menurun hingga ratusan mahasiswa dan polisi <link type="page"><caption> berhasil membubarkan perkemahan pengunjuk rasa pada Bulan Desember.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/12/141215_hong_kong_demo" platform="highweb"/></link>









