Pemimpin protes Hong Kong akan 'menyerahkan diri'

Sumber gambar,
Tiga pendiri gerakan demonstrasi Hong Kong mengatakan akan menyerahkan diri Rabu 3 November besok menyusul bentrokan antara polisi dan pemrotes selama beberapa hari.
Mereka adalah Chan Kin-man, Benny Tai, dan Chu Yiu-ming yang sebelumnya mendirikan gerakan yang disebut sebagai Occupy Central with Love and Peace, OCLP, atau Duduki Central dengan Cinta dan Perdamaian).
Aksi itu merupakan bentuk pembangkangan sipil menentang kebijakan pemerintah Cina yang dianggap mencampuri penentuan calon-calon yang boleh turun dalam pemilihan pemimpin Hong Kong.
"Tiga inisiator OCLP dan sebagian pendukung kami telah memutuskan untuk menyerahkan diri ke polisi besok, tanggal 3 Desember untuk menunjukkan semangat komitmen dan tanggung jawab," kata Benny Tai seperti dikutip kantor berita APTN.

Sumber gambar, EPA
Ia juga mendesak mahasiswa yang masih berdemonstrasi di sejumlah lokasi agar membubarkan diri. Benny Tai sebaliknya mendesak mereka mengubah gerakan prodemokrasi dengan jalan menumbuhkannya di masyarakat.
Namun beberapa pemimpin mahasiswa justru menyerukan agar protes lebih digalakkan menyusul <link type="page"><caption> bentrokan aparat keamanan dengan pengunjuk rasa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/12/141201_dunia_hongkong_bentrok" platform="highweb"/></link>.
Wartawan BBC di Hong Kong, John Sudworth, melaporkan salah seorang pemimpin mahasiswa Joshua Wong baru saja mulai mogok makan untuk menuntut perundingan agar Cina mencabut rencana menentukan calon-calon yang boleh terjun dalam pemilihan tahun 2017.





