Lokasi unjuk rasa terakhir di Hong Kong dibersihkan

Hong Kong

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Para pengunjuk rasa Hong Kong membereskan barang-barangnya.

Kepolisian Hong Kong menangkap beberapa orang saat membersihkan lokasi terakhir para pengunjuk rasa prodemokrasi yang menggelar protes selama lebih dari dua bulan belakangan.

Tempat unjuk rasa terbesar di kawasan Admiralty sudah dibersihkan pekan lalu.

Setelah pembersihan pada hari Senin, 15 Desember, di kawasan Causeway Bay, Kepala Eksekutif Hong Kong, CY Leung, menyatakan 'kegiatan pendudukan yang ilegal sudah berakhir'.

"Setelah selesainya pekerjaan pembersihan di kawasan Causway Bay yang diduduki, episode kegiatan pendidikan ilegal selama lebih dari dua bulan berakhir," tuturnya kepada para wartawan.

Para pengunjuk rasa menentang sistem pemilihan umum pimpinan pemerintahan Hong Kong karena calon-calonnya ditentukan oleh Cina.

Hong Kong

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Sebagian pengunjuk rasa menolak meninggalkan lokasi protes.
Hong Kong

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Polisi juga membersihkan spanduk para pangunjuk rasa.

Polisi lebih dulu memberikan peringatakan kepada pengunjuk rasa sebelum mencabut tenda-tenda di Causeway Bay dan barang-barang pengunjuk rasa lainnya dan menutup kawasan itu.

Sekelompok pengunjuk rasa sempat menolak untuk meninggalkan tempat dan beberapa orang ditangap. Mereka bertekad bahwa pembersihan Senin ini bukan akhir dari gerakan mereka.

Pemerintah Hong Kong dan Cina hingga saat ini sama sekali tidak bergerak dari posisinya dan tetap menggelar pemilihan umum 2017 dengan calon-calon yang ditentukan Beijing.

Unjuk rasa massal dimulai pada September lalu oleh kelompok mahasiswa maupun pegiat dari kelompok yang menamakan Occupy Central atau Duduki Pusat.