Tangani terorisme jadi prioritas nasional Inggris

brit police

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Polisi Inggris terlihat bertugas menjaga Kedutaan Prancis di London.

Menangani terorisme merupakan "prioritas nasional Inggris" dan pasukan keamanan Inggris akan mendapatkan semua sumber daya yang dibutuhkan, kata Menteri Keuangan Inggris George Osborne.

Osborne mengatakan kepada BBC bahwa dana tambahan sebesar £100 juta (Rp1,9 miliar) sudah dialokasikan untuk memonitor warga Inggris yang pergi ke Suriah dan Irak.

Pernyataan Osborne muncul setelah kepala dinas intelijen Inggris, MI5, yang berbicara setelah adanya serangan terhadap majalah satire Prancis Charlie Hebdo, mengatakan tiga rencana terorisme baru-baru ini berhasil dicegah di Inggris.

Sementara itu, BBC juga mendapat informasi bahwa kedua tersangka dalam serangan di Paris sudah masuk dalam daftar peringatan Inggris "sejak beberapa waktu lalu".

Sebuah sumber mengatakan kepada BBC bahwa <link type="page"><caption> Cherif dan Said Kouachi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150108_prancis_charliehebdo_tersangka" platform="highweb"/></link> - yang menjadi tersangka utama dalam serangan mematikan hari Rabu (07/01) di Paris - ada dalam daftar indeks Peringatan Departemen Dalam Negeri Inggris, yang artinya mereka biasanya dilarang masuk ke Inggris.

Pekerjaan heroik

police security uk

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Polisi Inggris berjaga-jaga di stasiun Eurostar, jaringan kereta api yang menghubungkan Paris dan London.

Osborne mengatakan dalam acara BBC Breakfast bahwa Inggris menghadapi ancaman "komplotan yang lebih rumit".

Katanya, "karena itu kita harus waspada dan memiliki sumber daya."

"Komitmen saya sudah jelas. Ini prioritas nasional, kami akan memberikan sumber dayanya, apa pun yang diperlukan pasukan keamanan, mereka akan mendapatkannya, karena mereka melakukan pekerjaan heroik untuk kita."