Orang bersenjata tahan sandera di supermarket Yahudi, Prancis

Kepolisian Prancis

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Supermarket dikepung polisi di distrik Porte de Vincennes.

Ibu kota Prancis, Paris, ditetapkan dalam keadaan siaga setelah seorang bersenjata mesin otomatis menyandera beberapa orang di pasar swalayan Yahudi.

Muncul laporan-laporan terjadi tembakan dan korban jiwa tetapi Kementerian Dalam Negeri Prancis membantah laporan yang menyebutkan dua orang tewas.

Ratusan polisi mengepung supermarket di Porte de Vincennes, Paris timur.

Polisi mengatakan penyandera adalah orang yang sama yang membunuh <link type="page"><caption> seorang polisi wanita</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150108_prancis_penembakan" platform="highweb"/></link> di Montrouge, pinggiran kota Paris, Kamis kemarin (08/01).

Foto orang itu dan tersangka kedua, seorang perempuan, telah disebar.

Sumber-sumber media Prancis menyebutkan ia mempunyai kaitan dengan dua tersangka penembakan di kantor majalah satire Charlie Hebdo, Kouachi bersaudara.

Sementara itu di Dammartin-en-Goele, sekitar 40 kilometer arah timur laut Paris, kedua tersangka juga menyekap seorang sandera.

Mereka berada di dalam gedung percetakan kecil dan dilaporkan sudah mengatakan siap mati.

Penembakan di kantor majalah Charlie Hebdo, Rabu (07/01), menewaskan 12 orang dan melukai 11 orang lainnnya.