Kekhwatiran akan kesehatan Raja Thailand 'meningkat'

Sumber gambar, AP
Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, tidak hadir dalam sebuah acara yang sudah dijadwalkan sehingga meningkatkan kekhawatiran akan kesehatannnya.
Raja berusia 86 tahun itu seharusnya memimpin pelantikan dua menteri yang ditunjuk oleh Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, <link type="page"><caption> mantan jenderal yang memimpin kudeta Mei tahun ini.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140522_thailand_darurat" platform="highweb"/></link>
Namun kedua menteri, pada Jumat (22/11) malam, mendapat informasi bahwa Raja Bhumibol tidak bisa bertemu mereka, seperti dilaporkan wartawan BBC, Jonathan Head, dari Bangkok.
Raja masih berada di sebuah rumah sakit di Bangkok setelah menjalani operasi bulan lalu.
Pihak istana mengatakan bahwa tim medis menyarankan agar raja tidak menghadiri pelantikan tersebut.

Sumber gambar, Reuters
"Satu tim ahli kerajaan menyarankan raja tidak siap untuk melakukan audiensi. Oleh karena itu tanggal untuk audiensi kerajaan ditunda," seperti tertulis dalam pernyataan Rumah Tangga Kerajaan.
Kesehatan raja yang amat dihormati masyarakat ini -dan menjadi pemersatu di tengah krisis politik- merupakan masalah yang sensitif di Thailand.
Dia sudah berkuasa selama 67 tahun dan pembahasan suksesi kerajaan dibatasi dengan ketat oleh undang-undang kejahatan negara, dengan ancaman hukuman yang berat bagi orang yang mengkritik kerajaan.









