“Cyborg” mempertahankan Bandara Donetsk

Sumber gambar, grigory Mustang
Istilah ‘cyborg’ sedang marak di Ukraina saat ini untuk menggambarkan para pria bersenjata yang berupaya mempertahankan Bandara Donetsk dari gempuran kubu separatis pro-Rusia.

Sumber gambar, Reuters
Istilah tersebut pertama kali muncul di dunia maya saat baku tembak antara milisi pro-Ukraina dan pro-Rusia gencar berlangsung di Bandara Donetsk, bagian timur Ukraina, Mei lalu.
Kala itu, beberapa netizen menjuluki sejumlah milisi pro-Ukraina yang bertahan di Bandara Donetsk sebagai “cyborg”, makhluk berkekuatan luar biasa seperti dalam film Terminator yang dibintangi Arnold Schwarzenegger.
Sejak saat itu, media-media Ukraina ramai memberitakan keberadaan mereka.

Sumber gambar, Reuters
Bandara Donetsk berada di pinggiran utara Kota Donetsk, tepat di tengah zona yang diperebutkan antara milisi pro-Ukraina dan pro-Rusia.
Saat selesai dibangun menjelang Piala Eropa 2012, bandara tersebut telah menelan biaya sekitar US$860 juta.
Kini, yang tersisa hanyalah serpihan logam. Bahkan, bangkai tank dan pesawat berserakan di landasan pacunya.
Kendati sudah tidak berfungsi lagi, bandara itu masih diperebutkan. Para “cyborg” pro-Ukraina yang kini mendudukinya.
“Tidak semua orang suka dengan istilah itu,” kata Vasily Holoveshchenko, salah satu milisi pro-Ukraina.
“Kami adalah manusia. Hampir semua anggota kelompok kami sudah menikah dan memiliki anak. Pikiran kami juga manusiawi—kami ingin ini semua berakhir segera.”









