Rusia sepakat tetap pasok gas ke Ukraina

Sumber gambar, AP
Rusia sepakat untuk tetap memasok gas ke Ukraina selama musim dingin dalam sebuah perjanjian yang ditengahi oleh Uni Eropa.
Perjanjian yang ditandatangani di Brussel, Belgia Kamis (30/10) malam waktu setempat ini juga akan menjamin pemasokan gas ke negara-negara Uni Eropa melalui Ukraina akan berjalan aman.
"Tidak ada alasan orang-orang di Eropa akan kedinginan selama musim dingin ini, '' kata Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso.
Kepala energi Uni Eropa Guenther Oettinger mengatakan ia yakin <link type="page"><caption> Ukraina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141027_world_ukraina_pemilu" platform="highweb"/></link> mampu membayar untuk gas yang mereka butuhkan.
Dia menambahkan bahwa perjanjian tersebut mungkin merupakan "secercah harapan pertama" dalam meredakan ketegangan antara Rusia dan Ukraina.
"Ini merupakan langkah penting untuk keamanan energi kita bersama di benua Eropa," kata Barroso.
Perjanjian ini dihasilkan setelah perundingan berbulan-bulan antara pejabat Uni Eropa dan para menteri energi Rusia dan Ukraina.
Dalam perjanjian tersebut terdapat beberapa syarat yakni Uni Eropa bertindak sebagai penjamin untuk pembelian gas oleh Ukraina dari Rusia dan membantu pemenuhan utang.
Total paket bernilai $4,6 miliar, dengan uang yang berasal dari Dana Moneter Internasional (IMF) serta Uni Eropa.
Jumlah ini mencakup dana dari perjanjian yang sudah ada antara Uni Eropa dan IMF.









