Presiden Ukraina akan bentuk koalisi

poroshenko

Sumber gambar, epa

Keterangan gambar, Blok politik pimpinan Presiden Petro Poroshenko unggul sementara dalam perolehan suara.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko berencana memulai perundingan pembentukan koalisi setelah jajak pendapat usai pemilihan legislatif menunjukkan blok politik pimpinannya memperoleh suara mayoritas.

Sejauh ini, <link type="page"><caption> Blok Proshenko</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141026_world_ukraina_pemilu" platform="highweb"/></link>, aliansi yang terdiri dari Partai Solidaritas pimpinan Poroshenko dan Partai Udar pimpinan mantan petinju Vitali Klitschko, memimpin perolehan suara dengan mengumpulkan 23% suara.

Front Rakyat, partai pimpinan Perdana Menteri Arseny Yatsenyuk, berada di peringkat kedua dengan 21% suara.

Kemudian, Partai Mandiri yang berbasis di bagian barat Ukraina, mendulang 13% suara.

“Lebih dari tiga-perempat dari seluruh pemilih memberikan sokongan kuat bagi jalur Ukraina menuju <link type="page"><caption> (Uni) Eropa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141026_ukraina_pemilu" platform="highweb"/></link>."

"Kami memiliki 10 hari untuk menciptakan…pemerintahan terbaik di Ukraina karena tiada pemerintah lain yang bisa menangani tantangan yang dihadapi negara saat ini,” kata Poroshenko.

Sebanyak 3 juta orang di Provinsi Donetsk dan Provinsi Lugansk tidak akan berpartisipasi lantaran kubu pemberontak berkeras akan menggelar pemilu sendiri pada 2 November mendatang.

Begitu pula dengan 2 juta orang di Krimea yang dianeksasi Rusia pada Maret lalu.

Imbasnya, 27 dari 450 kursi di parlemen Ukraina akan dikosongkan.