Israel-Palestina setujui gencatan senjata

Serangan Israel di Gaza

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Militer Israel kembali melancarkan serangan di Gaza, hari Minggu (10/08).

Israel dan faksi-faksi Palestina menyetujui gencatan senjata baru selama 72 jam, yang membuka jalan bagi perundingan damai antara kedua belah pihak.

Gencatan senjata tiga hari tersebut diusulkan oleh pemerintah Mesir yang juga mengusulkan gencatan senjata serupa pekan lalu.

"Dengan terus berlanjutnya pertempuran <link type="page"><caption> di Jalur Gaza</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/laporan_khusus/lapsus_gaza.shtml" platform="highweb"/></link>, sementara orang-orang yang tidak berdosa perlu mendapat perlindungan, Mesir mendesak kedua pihak, Israel dan Palestina menyetujui gencatan senjata 72 jam, terhitung mulai hari Senin pukul 00.01 waktu Kairo (hari Minggu 21.00 GMT)," kata Kementerian Luar Negeri Mesir, hari Minggu (10/08).

Mesir mendesak Israel dan Palestina memanfaatkan gencatan senjata ini untuk mencari jalan guna mewujudkan gencatan senjata yang permanen dan menyeluruh.

Pertempuran militer Israel dan kelompok Hamas sejak 8 Juli lalu sejauh ini menewaskan hampir 2.000 orang, korban terbesar ada di pihak Palestina, sebagian besar dari para korban ini adalah warga sipil, kata PBB.

Jumlah korban di pihak Israel tercatat 67 orang, termasuk tiga warga sipil.

Militer Israel menggempur Gaza dengan alasan untuk mencegah kelompok militan menembakkan roket ke wilayah Israel.