Pesawat militer Ukraina ditembak jatuh

Sumber gambar, oleg belyakov
Kelompok pemberontak pro-Rusia telah menembak jatuh pesawat angkut militer Ukraina di wilayah timur negara itu, dan dilaporkan menewaskan 49 orang awaknya.
Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan, pesawat angkut militer Il-76 jatuh setelah ditembak meriam anti pesawat di atas wilayah Luhansk, Ukraina bagian timur.
Pernyataan resmi Ukraina menyebut pelaku penembakan pesawat itu sebagai "teroris" dan didasari "kebencian".
Pesawat itu disebutkan membawa pasukan dan peralatan militer dan hendak mendarat di bandara Luhansk.
Juru bicara militer Ukraina, Vladislav Seleznov mengatakan, dari "informasi awal" disebutkan sedikitnya ada 49 orang personil militer tewas di dalam pesawat naas itu.
Insiden ini terjadi kurang dari seminggu setelah kelompok pemberontak pro-Rusia melakukan serangkaian serangan terhadap pasukan Ukraina di Bandara Internasional Luhansk.
Bandara ini berada di bawah kendali pasukan pemerintah, tetapi kelompok pemberontak menguasai sebagian besar seluruh kota.
Tank-tank Rusia
Luhansk adalah salah-satu kota utama di timur Ukraina, sebuah wilayah yang dijadikan basis kelompok separatis pro-Rusia untuk menyatakan kemerdekaan dari Kiev.
"Operasi anti-teroris" yang dilakukan pasukan pemerintah Ukraina telah menyebabkan <link type="page"><caption> sedikitnya 270 orang tewas</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/06/140611_ukraina_tewas.shtml" platform="highweb"/></link> selama dua bulan terakhir.

Presiden Ukraina yang baru, Petro Poroshenko mengatakan, pertempuran harus berakhir "minggu ini" <link type="page"><caption> setelah pelantikannya di Kiev</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/06/140607_ukraina_poroshenko_lantik.shtml" platform="highweb"/></link> hari Minggu lalu.
Sementara itu, AS mengatakan mereka yakin bahwa <link type="page"><caption> tank-tank yang digunakan oleh kelompok separatis </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/06/140612_ukraina_tank_rusia.shtml" platform="highweb"/></link>di Ukraina bagian timur datang dari Rusia.
"Rusia mengklaim tank ini dirampas dari pasukan Ukraina, tapi setahu kami tidak ada unit tank Ukraina yang telah beroperasi di daerah itu," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS.
"Kami yakin bahwa tank ini berasal dari Rusia," tambahnya.
Pemerintah Rusia sejak awal membantah tuduhan bahwa tank-tank yang beroperasi di Ukraina timur berasal dari negaranya.









