Lawatan Obama ke Polandia di tengah krisis Ukraina

Sumber gambar, Reuters
Presiden Barack Obama mengumumkan rencana senilai US$1 miliar untuk memperkuat keberadaan tentara Amerika Serikat di Eropa timur.
Dalam pidato di awal kunjungannya ke Polandia, Selasa (03/06), Obama menjelaskan komitmen <link type="page"><caption> Amerika Serikat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/amerika_serikat/" platform="highweb"/></link> atas keamanan di wilayah itu sebagai sesuatu hal yang suci.
Rencana Obama akan menambah pengerahan tentara AS dan meningkatkan latihan militer bersama.
Bagaimanapun Kongres AS harus lebih dulu mensahkan rencana tersebut.
Dalam kunjungan ke Polandia, Presiden Obama antara lain akan bertemu dengan Perdana Menteri Polandia dan para pemimpin negara-negara Eropa timur lainnya.
Lawatannya ini diperkirakan akan dipenuhi dengan pembahasan <link type="page"><caption> tentang krisis di Ukraina,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/05/140526_ukraina_separatis.shtml" platform="highweb"/></link> yang dipicu oleh jatuhnya presiden Ukraina yang pro-Rusia dan disusul dengan Krimea yang memisahkan diri dari Ukraina.
Beberapa beberapa wilayah lain di Ukraina timur kemudian berupaya mengikuti langkah Krimea dan pemerintah Ukraina menuding Rusia berada di balik upaya tersebut.
Bulan April, 150 tentara Amerika Serikat dikerahkan ke Polandia untuk latihan militer ditengah-tengah ketegangan di Ukraina.
"Dengan situasi di Ukraina saat ini, kami juga meningkatkan keberadaan Amerika. Kami sudah memulai rotasi pasukan darat tambahan dan pesawat tempur F-16 ke Polandia untuk membantu dukungan atas misi udara NATO," jelas Obama.









