Kunjungan mendadak Presiden Obama ke Afghanistan

Sumber gambar, AFP
Presiden Barack Obama mengatakan kepada pasukan Amerika Serikat di Afghanistan bahwa perang terlama negara itu akan berakhir pada penghujung 2014.
Dalam kunjungan mendadaknya ke <link type="page"><caption> Afghanistan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/afghanistan/" platform="highweb"/></link>, Obama menyebutkannya sebagai 'akhir yang bertanggung jawab'.
Para tentara di pangkalan udara Bagram di pinggiran ibukota Kabul bersorak gembira menyambut kedatangan Obama.
Pasukan tempur asing rencananya akan ditarik mundur dari Afghanistan pada akhir tahun ini, yang sudah <link type="page"><caption> disampaikan </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140226_as_militer_afghan.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> Obama kepada Presiden Afghanistan, Hamid Karzai</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140226_as_militer_afghan.shtml" platform="highweb"/></link>, bulan Februari.
<link type="page"><caption> Amerika Serikat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/amerika_serikat/" platform="highweb"/></link> akan tetap mempertahankan sejumlah personel untuk melatih tentara Afghanistan namun hal ini masih tergantung oleh keputusan presiden Afghanistan yang baru, yang akan terpilih bulan depan.
Obama mengundang Presiden Karzai untuk datang ke pangkalan udara tersebut namun ditolak karena Karzai hanya bersedia bertemu Obama di istana presiden Afghanistan di Kabul.

Sumber gambar, AP
Kunjungan Obama ke Afghanistan ini berlangsung sehari menjelang Hari Memorial atau Hari Pahlawan di Amerika Serikat untuk menghormati tentaranya yang tewas dalam perang.
Kepada para tentara AS di Bagram, Presiden Obama juga mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa mereka dan berjanji untuk meningkatkan layanan kepada para veteran perang yang cedera.









