Poroshenko janjikan 'perdamaian' untuk Ukraina

Sumber gambar, na
Petro Poroshenko, yang diprediksi berpeluang memenangi pemilihan presiden Ukraina, mengatakan ia ingin "mengakhiri perang dan membawa perdamaian."
Hasil resmi <link type="page"><caption> pemilu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140525_ukraina_pemilu_presiden.shtml" platform="highweb"/></link> kemungkinan akan diumumkan hari Senin (26/05) tapi jajak pendapat pasca pencoblosan menunjukkan bahwa miliarder itu berhasil meraih lebih dari 56% total suara.
Ia mengatakan langkah pertamanya sebagai presiden adalah mengunjungi kawasan Donbass di timur dimana separatis Rusia telah merebut kendali di berbagai wilayah.
Ia juga mengatakan Kiev tidak pernah mengakui "pendudukan" Rusia di Krimea.
Pemilu ini digelar tiga bulan setelah Presiden pro Moskow Viktor Yanukovych melarikan diri dari Kiev di tengah protes massa dan seruan akan perlunya hubungan yang lebih erat dengan Uni Eropa.
Sejak saat itu, Rusia telah menganeksasi semenanjung Krimea di Ukraina selatan dan separatis bersenjata di provinsi Donbass telah mengumumkan kemerdekaan dari Kiev.
Pemerintah sementara Ukraina terlibat dalam kekerasan di sebelah timur untuk menghentikan kekerasan yang telah menewaskan puluhan orang.





