PBB menduga pelanggaran HAM di Ukraina

ukraina

Sumber gambar, afp

Keterangan gambar, PBB mendokumentasi kasus pembunuhan secara sengaja, penyiksaan dan penculikan.

PBB memperingatkan "penurunan yang mengkhawatirkan" keadaan hak asasi manusia di Ukraina timur, dimana pemberontak konflik dengan pihak keamanan.

Mereka juga menemukan "masalah serius" pelecehan dan penghukuman kelompok Tatar di Krimea, daerah yang sebagian besar penduduknya suku Rusia yang dianeksasi Moskow bulan Maret.

Kesimpulan ini tercantum dalam laporan bulanan PBB mengenai krisis <link type="page"><caption> Ukraina.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140512_ukraina_rusia_federasi.shtml" platform="highweb"/></link>

Kekerasan antara kelompok separatis dan pendukung Ukraina menewaskan puluhan orang di bagian timur dan selatan bulan ini.

"Pihak yang mempengaruhi kelompok bersenjata yang bertanggung jawab atas sebagian besar kekerasan di Ukraina timur (harus) berusaha mengendalikan kelompok yang ingin memecah belah negara," kata pimpinan badan hak asasi manusia PBB, Navi Pillay, di Jenewa saat laporan setebal 37 halaman tersebut diumumkan.

Laporan PBB mengungkapkan peningkatan pelanggaran hukum di Ukraina timur dan selatan.

Unjuk rasa damai, terutama oleh pendukung persatuan Ukraina, berubah menjadi demonstrasi dengan kekerasan.

Polisi setempat membiarkan kekerasan dan terkadang bekerja sama dengan para penyerang.

Pengawas PBB juga mendokumentasikan pembunuhan secara sengaja, penyiksaan dan penculikan, terutama yang dilakukan pasukan anti-pemerintah di Ukraina timur.

Wartawan dan pengamat internasional diancam, sebagian diculik atau diserang.