Menlu AS mengutuk serangan bom Suriah

Sumber gambar, AFP
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengutuk penggunaan sejumlah bom barel di kota Aleppo di Suriah yang dilakukan oleh tentara yang setia pada Presiden Bashar al-Assad.
Kerry mengatakan itu adalah "tindakan barbar terbaru yang dilakukan oleh rezim Suriah."
Komentar Kerry muncul setelah helikopter militer Suriah <link type="page"><caption> menjatuhkan lebih banyak</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140202_suriah_aleppo.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> bom barel</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140202_suriah_aleppo.shtml" platform="highweb"/></link> di Aleppo pada Selasa lalu, dan menewaskan setidaknya delapan orang.
Bom barel adalah rangkaian peledak dan pecahan besi yang dimasukan dalam sebuah tong dan meledak ketika dijatuhkan.
Lima anak kecil berada di antara mereka yang tewas di masjid di wilayah Masakan Hanano.
Lebih dari 150 orang tewas dalam empat hari terakhir oleh serangan serupa.
Proses negosiasi
Aleppo terpecah sejak pemberontak merebut sebagian besar wilayah pada 2012. Sebagian besar Kota Tua telah mengalami sejumlah pertempuran.
Pembicaraan antara pihak oposisi Suriah dan pemerintah yang berlangsung pekan lalu di Jenewa <link type="page"><caption> berakhir tanpa kesepakatan berarti. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140129_suriah_akhir_perundingan.shtml" platform="highweb"/></link>
Pembicaraan selanjutnya dijadwalkan akan berlangsung pekan depan.
Sementara itu, pemerintah Rusia mengatakan Suriah harus merampungkan pengiriman senjara kimia keluar dari negara mereka pada 1 Maret mendatang, tertinggal beberapa pekan dari jadwal semula.
AS mengemukakan kekhawatirannya bahwa Damaskus hanya menyerahkan sebagian dari pasokannya.









