Sanksi atas Iran akan segera dicabut

Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius, mengatakan sejumlah sanksi Uni Eropa atas Iran dapat dicabut paling cepat bulan depan sebagai bagian dari kesepakatan dengan sejumlah negara.
Iran sepakat untuk menghentikan sebagian aktivitas nuklir dengan imbalan dicabutnya sebagian sanksi.
Juru runding Iran disambut massa di Teheran menyusul kesepakatan yang dicapai Minggu (24/11) itu.
Kesepakatan enam bulan tersebut menyebabkan <link type="page"><caption> turunnya harga minyak</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/11/131125_bisnis_oil_price_fall_iran.shtml" platform="highweb"/></link> di pasaran dunia Senin (25/11).
"Keputusan Eropa secara menyeluruh perlu untuk melonggarkan sanksi Uni Eropa terhadap Iran," kata Fabius kepada radio Europe 1.
"Langkah itu diperkirakan akan diambil dalam beberapa minggu mendatang untuk pencabutan sebagian," tambahnya.
Namun Perdana Menteri Israel, Benjamin Nentanyahu, memperingatkan kesepakatan itu sebagai <link type="page"><caption> "kesalahan bersejarah."</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131124_israel_iran.shtml" platform="highweb"/></link>
Netanyahu mengatakan akan mengirim utusan keamanan ke Washington untuk membicarakan perjanjian dengan Iran itu.
Presiden Barack Obama mengontak Netanyahu menyusul dicapainya kesepakatan tersebut.
Obama mengatakan ia memahami Israel skeptis atas komitmen Iran dan berjanji untuk membicarakan lebih lanjut dengan sekutu dekatnya itu kata Gedung Putih.









