AS hentikan deportasi para migran ilegal

Migran di Amerika Serikat

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Mereka yang berhak mengajukan izin tinggal diperkirakan berjumlah 800.000.

Amerika Serikat akan menghentikan kebijakan deportasi migran ilegal muda yang telah tinggal di negara itu selama paling tidak lima tahun.

Berdasarkan rencana baru itu, mereka yang berusia antara 16 sampai 30 tahun dan telah tinggal di Amerika Serikat selama lima tahun berturut-turut dapat memiliki hak tinggal di negara itu.

Rencana yang akan segera berlaku akan dapat diterapkan pada sekitar 800.000 orang.

Langkah ini dianggap sebagai jawaban atas keprihatinan pendatang dari Amerika Latin pada saat Amerika Serikat akan menyelenggarakan pemilihan presiden tahun ini.

Presiden Barack Obama dan saingannya dari partai Republik, Mitt Romney, berupaya menarik pemilih keturunan Amerika Latin di sejumlah negara bagian menjelang pemilihan presiden November mendatang.

Menteri Keamanan Dalam Negeri, Janet Napolitano, mengatakan undang-undang deportasi tetap akan digunakan untuk kasus-kasus tertentu.

"Kebijakan ini juga akan mempertimbangkan sejumlah hal," kata Napolitano.

Usia di bawah 30 tahun

Napolitano mengatakan mereka yang berhak mengajukan izin tinggal tidak secara otomatis mendapat kewarganegaraan Amerika Serikat.

Namun ia menambahkan anak-anak muda yang akan diberikan izin tinggal ini akan diteliti apakah merupakan ancaman bagi keamanan nasional atau publik.

Bila berhasil memenuhi persyaratan maka para pelamar juga dapat menerima izin kerja selama dua tahun dan dapat diperpanjang tanpa batas.

Rencana ini juga tercantum dalam Dream Act (Akta Mimpi) yang bertujuan membuka jalan bagi anak-anak muda yang sudah tinggal lama di Amerika Serikat dan ingin memperoleh kewarganegaraan.

RUU Dream Act ini belum diloloskan oleh Kongres.

Presiden Obama akan membicarakan langkah ini dalam pidato di Gedung Putih Jumat (15/06).