Tentang kasus Munir, Budi Gunawan: 'Nanti kita lihat ke depan'

Sumber gambar, BBC INDONESIA
Ditanya wartawan tentang penuntasan kasus pembunuhan Munir yang diyakini banyak pegiat melibatkan BIN, Budi Gunawan yang baru menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR menjawab, 'nanti kita lihat ke depan.'
Uji kelayakan dan kepatutan terhadap Wakapolri Komjen Budi Gunawan yang berlangsung tertutup itu berjalan lancar sekali.
Selesai acara itu, Ketua Komisi I Abdul Kharis Almasyhari mengatakan kepada wartawan: "Komisi I memutuskan memberikan pertimbangan sebagai berikut: saudara Budi Gunawan layak dan patut menjadi Kepala Badan Intelijen Negara menggantikan Sutiyoso," katanya.
- <link type="page"><caption> Presiden ingin posisi Kepala BIN dijabat Budi Gunawan, bekas tersangka KPK</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/09/160902_indonesia_budigunawan_bin" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Sutiyoso ingin BIN punya lebih banyak wewenang </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/01/160115_indonesia_bin_jakarta" platform="highweb"/></link>
Budi Gunawan, usai fit and proper test itu melakukan tanya jawab singkat dengan wartawan
Ia menjawab semua pertanyaan dengan jawaban yang umum dan diplomatis. Termasuk soal hubungannya dengan Presiden Joko Widodo dan tanggapannya tentang upaya untuk memperluas kewenangan BIN, dengan antara lain hak untuk menangkap.
Seorang wartawan perempuan kemudian bertanya, apa yang akan ia lakukan terkait kasus pembunuhan Munir, yang diduga melibatkan aparat BIN (saat itu), yang sampai sekarang belum juga tuntas.
Budi Gunawan menjawab :"Nanti kita lihat ke depan," lalu langsung menutup tanya jawab, dan berlalu.
- <link type="page"><caption> Kronologi kasus Budi Gunawan dan ketegangan KPK-Polri </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/02/150216_kronologi_bg_kpk" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> 'Diam-diam' dan tertutup Budi Gunawan jadi Wakapolri </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/04/150422_budi_gunawan_wakapolri" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Serangan balik atas KPK 'sistematis dan masif'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/02/150224_serangan_terhadap_kpk" platform="highweb"/></link>
Pencalonan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN untuk menggantikan Sutiyoso, dikecam beberapa kalangan, terkait riwaayatnya sebagai bekas tersangka KPK untuk apa yang dikenal sebagai kasus 'rekenening gendut polisi.'
Ia ditetapkan sebagai tersangka KPK beberapa saat setelah diajukan sebagai calon Kapolri.
Peristiwa ini memicu ketegangan politik berbulan-bulan. Polisi balik menjadikan dua pimpinan KPK, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto sebagai tersangka kasus-kasus lama.
Dalam sidang PTUN, hakim membatalkan penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka, dan kendati proses pencalonannya sebagai Kapolri akhirnya dibatalkan, Budi Gunawan diangkat sebagai Wakapolri. Dan akhirnya kini ia tinggal selangkah lagi akan dilantik sebagai Kepala BIN.












