Kecelakaan kapal feri di Sulsel, puluhan ditemukan selamat

Peta Sulawesi

Sedikitnya 23 orang kapal feri yang hilang di perairan Sulawesi Selatan telah ditemukan dalam keadaan selamat, sementara dua orang meninggal dunia pada Minggu (20/12) pagi.

"Saat ini para penumpang tersebut dibawa ke rumah sakit di Siwa," sebut kepala pusat komunikasi publik Kementerian Perhubungan, JA Barata, dalam pesan kepada BBC Indonesia.

Kapal Motor (KM) Marina dengan kode panggilan YB 3298 hilang kontak dengan syahbandar dalam perjalanan dari Pelabuhan Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara menuju Pelabuhan Bansalae, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (19/12).

Kapal itu berangkat dari Pelabuhan Kolaka Utara, Sultra pukul 11.00 Wita dan seharusnya tiba di tujuan enam jam kemudian. Namun, pada pukul 15.45 Wita, syahbandar pelabuhan Kolaka mendapat telepon dari awak kapal itu.

Dalam kontak terakhir awak kapal dengan pelabuhan menyebutkan kapal berbahan fibre tersebut mengalami kecelakaan akibat gelombang tinggi yang mencapai empat hingga lima meter pada posisi 12 mil mendekati Pelabuhan Siwa.

KM Marina yang dimiliki PT Balibis Putra Siwa mengangkut lebih dari 100 orang dengan rincian penumpang dewasa 89 orang, anak 5 orang, balita 14 orang, dan kru kapal sebanyak 10 orang.

Untuk mencari KM Marina, JA Barata mengatakan terdapat dua kapal yang dikerahkan, yakni KN 5144 (kapal patroli) dan MV Marine Express.

"Sementara kapal lain yang dikerahkan adalah kapal Basarnas yang masih dalam perjalanan," jelas JA Barata.

Upaya pencarian saat ini terkendala kondisi cuaca karena gelombang tinggi berada pada kisaran tiga hingga lima meter.

Adapun posisi kapal sementara ini yang dicatat 03° 48' 652" S - 120° 38' 491" E