Dari 'The Last of Us' hingga 'Gossip Girl': 10 film dan serial Hollywood berlatar Indonesia

Sumber gambar, Variety/Getty Images
Mulai dari serial baru HBO The Last of Us hingga film komedi-romansa Eat, Pray, Love, inilah 10 film dan serial Barat yang menggunakan Indonesia sebagai latar maupun unsur penting dalam alur cerita mereka.
1. The Last of Us

Sumber gambar, Getty Images
Baru-baru ini, warganet dikejutkan dengan kehadiran aktris senior Christine Hakim dalam serial HBO bertajuk The Last of Us, karya Craig Mazin dan Neil Druckmann.
The Last of Us menceritakan petualangan seorang pria bernama Joel (Pedro Pascal) yang harus mengawal Ellie (Bella Ramsey) melintasi Amerika Serikat di tengah wabah virus mematikan.
Indonesia sendiri dijadikan unsur penting dalam serial hasil adaptasi video gim tersebut, yakni sebagai tempat ditemukannya jamur Cordyceps yang menjadi awal mula wabah zombi.
Pasien nol jamur yang dapat mengubah manusia menjadi zombi dikisahkan muncul dari sebuah pabrik di Jakarta, Indonesia.
Christine Hakim berperan sebagai Ibu Ratna, seorang ahli mikologi dari Universitas Indonesia yang mengkonfirmasi betapa berbahayanya jamur tersebut bila menyebar.
Dalam adegan pembuka di episode kedua, setting tempat berada di Jakarta dan seluruh tokoh berbicara dengan bahasa Indonesia.
"Bom. Mulailah pengeboman, bom seluruh kota dan seluruh orang yang ada di dalamnya," kata Ibu Ratna yang kemudian menangis.
Akhir dari Artikel-artikel yang direkomendasikan
2. Ticket to Paradise (2022)

Sumber gambar, FilmMagic/Getty Images
Film bergenre komedi-romansa ini dibintangi George Clooney dan Julia Roberts. Mereka bermain sebagai pasangan yang sudah cerai.
Keduanya terpaksa bekerja sama untuk mencegah pernikahan anak perempuan mereka, Lily.
Dalam film ini, Lily jatuh cinta pada petani rumput laut asal Bali bernama Gede, yang dimainkan oleh aktor berdarah Indonesia, Maxime Bouttier.
Sebulan kemudian, Lily mengirim pesan kepada David dan Georgia untuk memberi tahu mereka bahwa dia dan Gede akan menikah.
Ia berencana tinggal di Bali secara permanen sekaligus meninggalkan prospek karir hukumnya.
Secara garis besar, film Ticket to Paradise memang mengangkat latar budaya dan adat di Bali. Namun, karena kebijakan Covid-19 saat itu, syuting di Bali terasa tidak memungkinkan.
Akhirnya, sutradara Oi Parker melakukan syuting di Pulau Hamilton Australia yang ia ubah sehingga menyerupai Bali.
3. Gold (2016)

Sumber gambar, Getty Images
Liputan mendalam BBC News Indonesia langsung di WhatsApp Anda.
Klik di sini
Akhir dari Whatsapp
Gold adalah film drama kriminal Amerika Serikat yang dirilis pada 2016. Film ini disutradarai oleh Stephen Gaghan dan dibintangi Matthew McConaughey.
Alur film ini dibuat berdasarkan kisah nyata skandal penambangan Bre-X pada 1993, ketika deposit emas besar-besaran diduga ditemukan di hutan Indonesia.
McConaughey berperan sebagai Kenny Wells, pemilik perusahaan Washoe yang terancam bangkrut.
Suatu saat ia bermimpi menemukan pertambangan emas di hutan Indonesia, ia pun bergegas ke hutan Kalimantan untuk mencari harta karun tersebut.
Setelah melewati berbagai rintangan, akhirnya tim penggalian menemukan pertambangan emas. Wells menggunakan keuntungan itu untuk membuat perusahaannya bangkit kembali.
Namun, Wells perlahan mulai kehilangan semua yang ia raih ketika pemerintah Indonesia menutup pertambangan tersebut.
Ia pun harus meyakinkan putra dari mantan Presiden Soeharto, yang diperankan Jirayu Tantrakul, untuk membuka kembali tambangnya.
4. Eat, Pray, Love (2010)

Sumber gambar, FilmMagic/Getty Images
Baca juga:
Adegan awal dari film ini menunjukkan Julia Roberts masa depannya diramal oleh pembaca garis tangan di Bali, Indonesia.
“Anda akan kehilangan semua kekayaanmu, saya pikir dalam enam sampai 10 bulan.
“Jangan khawatir, Anda akan mendapatkannya kembali. Dan Anda akan kembali ke Bali dan tinggal di sini selama tiga atau empat bulan dan mengajarkan saya Bahasa Inggris,” ujar karakter Ketut yang diperankan aktor Indonesia Hadi Subiyanto.
Dalam film komedi-romantis tersebut, Liz Gilbert (Julia Roberts) mencoba mencari jati dirinya setelah cerai dari suaminya. Ia memutuskan untuk keluar dari zona nyaman dengan melakukan perjalanan ke tiga tempat berbeda: Italia, India, dan Bali.
Di Bali, ia bertemu dengan seorang perempuan yang tinggal di desa kecil bernama Wayan (Christine Hakim) yang mengobati luka di kakinya setelah hampir tertabrak mobil.
Di sana pula, Gilbert menemukan keyakinan dalam dirinya agar tidak kabur dari cinta, sesuai kata-kata wejangan dari Ketut.
5. Java Heat (2013)

Sumber gambar, Getty Images
Java Heat adalah film aksi dan baku tembak yang dirilis pada 2013. Film tersebut disutradarai Conor Allyn dan diproduksi oleh Margate House.
Margate House adalah rumah produksi yang terkenal akan trilogi film fiksi sejarah Merah Putih (2009), Darah Garuda (2010), dan Hati Merdeka (2011).
Film ini bercerita tentang seorang detektif bernama Hashim yang bekerja sama dengan warga AS yang bernama Jake untuk mencari pelaku dibalik serangan bom teroris di Indonesia.
Kejadian demi kejadian penuh ketegangan dan aksi memperkuat kerjasama Jake dan Hashim untuk membongkar apa yang terjadi.
Pertarungan dengan lawan mereka mencapai puncaknya pada Perayaan Waisak di Candi Borobudur yang menjadi klimaks film ini.
6. Gossip Girl (Reboot)

Sumber gambar, GC Images/Getty Images
Serial HBO keluaran 2021 ini merupakan sekuel dari serial populer Gossip Girl yang dibintangi Blake Lively dan Penn Badgley pada awal 2000-an.
Berfokus pada kalangan remaja kaya raya di New York, serial ini mengikuti premis serupa dengan pendahulunya, dengan menghadirkan sosok ‘Gossip Girl’ dalam bentuk akun Instagram anonim.
Akun itu seringkali membagikan unggahan yang menguak aib kehidupan remaja-remaja penuh privilese di sekolah swasta elit Constance Billard, New York.
Dalam musim kedua episode kelima serial HBO ini, ibu dari salah satu karakter utama, yakni Otto “Obie” Bergmann IV, diketahui terlibat dalam proyek properti yang membangun perumahan di Jakarta.
Namun, proyek itu tidak dikelola dengan benar sehingga komplek dan semua penduduk yang tinggal di dalamnya terancam tenggelam karena bencana banjir di Jakarta.
Hal ini membuat hubungan antara ibu dan anak semakin bermasalah.
7. Alex Cross (2012)

Sumber gambar, Getty Images
Alex Cross adalah seorang psikolog sekaligus detektif yang menerima tawaran FBI untuk bekerja sama dalam mencari seorang pembunuh berantai yang dijuluki Picasso.
Tekad Cross untuk menangkap sang penjahat misterius ini menjadi semakin kuat setelah istrinya yang hamil ditembak mati oleh Picasso saat keduanya pergi berkencan.
Namun, ternyata Picasso hanyalah sebuah pion dalam rencana lebih besar. Ia dibayar untuk membunuh sejumlah orang oleh seorang bos besar yang terlibat praktek penggelapan uang.
Unsur Indonesia di film ini berada di bagian akhir, ketika sang penjahat – yang terdakwa penyelundupan narkoba - melarikan diri ke Pulau Bali tapi kemudian ditangkap oleh beberapa anggota Polri yang bertugas.
8. Beyond Skyline (2017)

Sumber gambar, LightRocket/Getty Images
Premis utama sekuel dari film Skylines (2010) bercerita tentang serangan alien jahat yang ingin menguasai Bumi dan seluruh isinya.
Film ini dibintangi Frank Grillo, Bojana Novakovic, dan Jonny Weston. Ada pula dua aktor dari Indonesia yang memiliki peran utama, yakni Iko Uwais dan Yayan Ruhian.
Iko bermain sebagai Sua, ketua kelompok pejuang manusia bawah tanah, sedangkan Yayan berperan sebagai Huana, seorang pemimpin pasukan militer.
Untuk menghadapi alien berteknologi canggih tersebut, Sua dan Huana bergabung dalam sebuah tim untuk melawan para alien dan melindungi bumi.
Akhirnya mereka semua terlibat dalam pertempuran terakhir di Candi Prambanan, Yogyakarta.
Baca juga:
9. Dead Mine (2012)

Sumber gambar, Getty Images
Dead Mine adalah film horor Indonesia-Amerika yang dirilis pada 3 Januari 2013.
Film ini disutradarai oleh Steven Sheil dan dibintangi oleh Ario Bayu dan Joe Taslim. Dead Mine diproduksi oleh Infinite Frameworks, rumah produksi yang sebelumnya menggarap film animasi musikal Meraih Mimpi (2009).
Seorang anak dari miliarder, Warren Price (Les Loveday), bersama rekan ilmuwan Rie (Miki Mizuno) dan pacar Su-Ling (Carmen Soo) ingin mengeksplorasi sebuah bunker militer peninggalan tentara Jepang di Pulau Una-Una, Teluk Tomini, Sulawesi.
Selama perjalanan mereka masuk ke dalam bunker, mereka dikawal oleh Tim Lima, tim tentara bayaran yang terdiri dari Kapten Tino Prawa (Ario Bayu), Djoko (Joe Taslim), Ario (Mike Lewis), dan Sersan Papa Ular (Jaitov Tigor)
Meskipun lokasi dalam film ini disebut sebagai Sulawesi, semua syuting dan proses produksi dilakukan di Pulau Batam, Kepulauan Riau.
Alih-alih menggambarkan Batam sebagai kota modern seperti di dunia nyata, sutradara Stephen Sheil sengaja menampilkan sisi alami dari lokasinya.
Hal ini membuat film horor aksi terasa lebih mencekam dan kuno.
10. Blackhat (2015)

Sumber gambar, Getty Images
Chris Hemsworth berperan sebagai Nicholas Hathaway, seorang peretas andal dalam film aksi-thriller 2015 ini.
Ia dibebaskan dari penjara ketika teman masa kuliahnya, Chen Dawai, membutuhkan bantuannya untuk menangkap peretas yang meledakkan pompa di pabrik nuklir menggunakan kode ciptaan mereka.
Dalam misi itu, mereka dibantu oleh adik perempuan Chen Dawai, Chen Lien, yang merupakan seorang insinyur jaringan.
Ketika Hathaway berhasil meretas perangkat lunak Black Widow milik Badan Keamanan Nasional (NSA), ia menemukan lokasi peretas misterius itu berada di Jakarta, Indonesia.
Duapuluh menit terakhir dari film ini menunjukkan beberapa lokasi terkenal di Jakarta, termasuk Bandara Soekarno Hatta, Pelabuhan Sunda Kelapa, Tanah Abang, dan lokasi lainnya.












