Mobil tenaga surya buatan universitas Inggris bakal berpacu di Australia

Sumber gambar, DUEM

Sebuah tim kecil dari Universitas Durham di Inggris berharap untuk mendefinisikan kembali apa yang dapat dilakukan mobil penumpang dengan melibatkan dermawan yang sangat, sangat besar dan murah hati: matahari.

Prototipe mobil bertenaga surya telah berlalu-lalang di jalanan selama beberapa dekade, muncul dalam berbagai bentuk dan prinsip pengelolaan energi.

Bahkan pabrik-pabrik mobil utama dunia, seperti Ford, sudah terlibat jauh. Dan program pembuatan mobil yang sepenuhnya bersumber pada listrik surya, memacu perubahan cepat.

Mobiul karya Duem di WSC 2011. (Kredit: Duem)

Sumber gambar, duem

Keterangan gambar, Mobiul karya Duem di WSC 2011. (Kredit: Duem)

Jarak tempuh dari mobil-mobil ini masih merupakan masalah utama, tapi perlahan-lahan membaik - sebagian berkat perlombaan yang diadakan di salah satu lingkungan yang paling tidak ramah di dunia.

Pada bulan Oktober nanti, Durham University Electric Motorsport (Duem), bersama dengan 50 program sejenis dari seluruh dunia, akan bertolak ke Australia untuk berkompetisi di World Solar Challenge (WSC), balapan yang berlangsung di pedalaman Australia dari Darwin ke Adelaide di selatan.

Tiga pengemudi di setiap tim akan berbagi tugas mengemudi secara bergilir dalam sembilan, sepanjang jarak 3.000 km.

Setiap tim diandaikan akan bisa mencukupi kebutuhan mereka sendiri, dan akan berkemah di mana pun kendaraan itu berhenti. Sebuah konvoi akan menyediakan dukungan dasar, termasuk sebuah bengkel bergerak dan stasiun cuaca.

Ikut untuk menang

Ini akan menjadi kali kedua kesertaan tim Duem ini di WSC, sesudah tampil pertama kali pada 2011, dengan menempati posisi ke-33 dari 44 peserta menyusul terjadinya kesulitan teknis.

Untuk penampilan kembali ini, para mahasiswa dan penasihat mereka dari fakultas kembali ke papan gambar untuk mendesain ulang sepenuhnya, dengan perhatian khusus pada peningkatan aerodinamis dan kecepatan.

Dengan mobil berbobot di sekitar 200kg -tanpa termasuk berat pengemudi, pembalap diharapkan menjaga kecepatan rata-rata sekitar 113 km/jam di balapan lintas benua itu.

Baterai dipasang sebagai bank energi untuk digunakan ketika hari berawan ("tidak terlalu sering terjadi di pedalaman Australia, begitu harapan orang," sentil Toby McBride, juru bicara tim).

Karya Duem di North American Solar Challenge 2008 (Kredit: Duem)

Sumber gambar, DUEM

Keterangan gambar, Karya Duem di North American Solar Challenge 2008 (Kredit: Duem)

Tapi para pengemudi akan mengandalkan tenaga surya untuk menggerakkan mesin yang didayai oleh 391 sel surya. Pelindung roda spakbor, fairing yang baru dirancang untuk membantu mengurangi hambatan aerodinamis, yang dikatakan oleh tim sebagai sumber terbesar dari kehilangan energi.

Terlepas dari itu, mobil ini sendiri masih luar biasa efisien. Sebuah mobil hibrid Toyota Prius, akan membutuhkan lima kali lipat daya mereka sekarang untuk menandingi kecepatan jelajah yang sama seperti pembalap Duem ini.

Tapi apa artinya ini bagi angkutan sehari-hari? Kendati mobil ini mungkin tidak terlihat seperti sedan biasa, terdapat unsur-unsur yang mungkin suatu hari menjadi perlengkapan standar.

Mobil Duem yang digunakan di WSC 2011.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Mobil Duem yang digunakan di WSC 2011.

Panel surya belum tentu akan menjadi daya mesin mobil Anda dalam beberapa tahun ke depan, namun tim percaya bahwa photovoltaics yang mereka rancang bisa dipasang di atap sebagai sumber daya untuk AC, misalnya. Mobil-mobil seperti Fisker Karma yang sudah tak diproduksi lagi, bereksperimen dengan fitur seperti itu dalam beberapa tahun terakhir.

"Misi kami, adalah membawa energi masa depan untuk menjadi perhatian dunia saat ini," kata juru bicara McBride, yang menambahkan bahwa kelompok - yang terdiri dari 30 mahasiswa dari berbagai latar belakang akademik - ini berharap untuk merancang kendaraan komersial sendiri.

Pemanasan global yang berlangsung sekarang ini mengharuskan lebih banyaknya mobil hemat energi di jalan-jalan raya kita. Dan dengan perusahaan kecil namun berpengaruh seperti pembuat kendaraan listrik Tesla Motors menunjukkan minat yang membara di teknologi ini, harusnya hal ini tak sekadarnya saja.

<italic>Tulisan ini disadur dari <link type="page"><caption> BBC Autos</caption><url href="http://www.bbc.com/autos" platform="highweb"/></link>. Artikel aslinya dalam bahasa Inggris bisa Anda simak di <link type="page"><caption> tautan ini</caption><url href="http://www.bbc.com/autos/story/20150625-an-english-sun-rises-in-australia" platform="highweb"/></link>. </italic>