Sainz tetap ingin membalap di GP F1 Rusia

carlos sainz

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Sesudah mobil berhenti, pagar peredam benturan justru menimpa mobilnya

Pembalap Toro Rosso Carlos Sainz yang baru keluar rumah sakit menyusul tabrakan kecepatan tinggi saat latihan, mengaku ingin tetap tampil di Grand Prix Formula 1 Rusia, Minggu (11/10) ini.

Pembalap Spanyol berusia 21 tahun itu diterbangkan ke rumah sakit di Sochi setelah menghantam pagar pembatas di kelokan 31, dalam kecepatan 320km/jam.

Sainz mengatakan, "punggung dan leher saya sedikit lebam, tapi saya sepenuhnya siap. Saya harap Minggu (11/10) saya akan bangun pagi dengan keadaan bugar, dan saya bisa berupaya untuk membalap.

Pegelola balapan sudah mengizinkannya membalap -jika pemeriksaan kesehatan terakhir mengizinkannya pula.

Izin pengelola balapan itu diperlukan, karena Sainz tidak mencatat waktu kualifikasi, sesudah kecelakaan di latihan terakhir itu.

Pembalap Mercedes, Nico Rosberg akan membalap di posisi terdepan, mengungguli rekan setim Lewis Hamilton dan pembalap Williams, Valtteri Bottas.

Sainz mengatakan, ia sadar sepanjang kecelakaan itu.

Dalam peristiwa itu, mobilnya menghantam pagar peredam benturan, lalu setelah berhenti, paagr peredam benturan itu menimpa mobilnya.

Lepas dari tekadnya untuk tetap tampil, Sainz mengatakan, "betapapun, kita tetap harus berhati-hati."