Sepp Blatter 'tidak mengundurkan diri'

sepp blatter

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Blatter tak pernah menggunakan kata 'mundur' atau 'mengundurkan diri' dalam pernyataannya awal Juni lalu.

Sepp Blatter menyatakan bahwa ia tidak mengundurkan diri dari posisinya sebagai presiden FIFA.

Ia dinyatakan telah mengakhiri 17 tahun kepemimpinannya di FIFA tanggal 2 Juni lalu, <link type="page"><caption> di tengah tuduhan korupsi </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150610_olahraga_data_fifa.shtml" platform="highweb"/></link>yang menimpa organisasi sepak bola tertinggi di dunia itu.

Namun menurut sebuah surat kabar Prancis, Blick, Blatter menyatakan dalam sebuah pesta di Museum FIFA, "Saya tidak mengundurkan diri. Saya menyerahkan nasib saya dan jabatan saya ke kongres FIFA."

Blatter sendiri diperkirakan akan mencalonkan diri lagi sebagai presiden FIFA pada kongres berikut.

Dua penyelidikan kriminal terpisah terhadap korupsi di tubuh FIFA dimulai pada saat Blatter terpilih untuk masa jabatan kelima.

Tidak pernah 'mundur'

Empat hari sesudah terpilih, Blatter -yang dilaporkan sedang dalam penyelidikan di Amerika Serikat- menyatakan, "Meskipun saya memiliki mandat dari anggota FIFA, saya merasa tidak mendapat mandat dari seluruh dunia sepak bola."

"Maka dari itu, saya memutuskan untuk meletakkan mandat pada kongres luar biasa. Saya akan teus menjalankan fungsi sebagai presiden FIFA hingga pemilihan mendatang."

Namun Blatter tidak menggunakan kata 'mundur' atau 'pengunduran diri'.

Sementara itu, Blatter kemungkinan besar tidak akan menghadiri babak final Piala Dunia Perempuan yang diselenggarakan di Kanada karena <link type="page"><caption> penyelidikan yang sedang diadakan pihak berwenang Amerika </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150603_sepakbola_blatter_investigasi.shtml" platform="highweb"/></link>dan <link type="page"><caption> Swiss</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150610_olahraga_data_fifa.shtml" platform="highweb"/></link>.

Ia biasanya menyerahkan piala kepada tim pemenang, tapi FIFA tidak bisa memastikan apakah Blatter ataupun Sekjen FIFA Jerome Valcke akan hadir.