Interpol bekukan kerja sama 20 juta euro dengan FIFA

Sumber gambar, Reuters
Interpol membekukan kerja sama bernilai 20 juta euro dengan badan sepak bola dunia FIFA, menyusul dugaan praktik korupsi di organisasi tersebut.
Keputusan ini diambil dalam pertemuan Komite Eksekutif Interpol di Lyon, Prancis, 10-12 Juni.
"Menyusul hal-hal yang terjadi di FIFA dalam beberapa waktu terakhir ... saya memutuskan untuk membekukan program Integrity Sport," kata Jurgen Stock, sekretaris jenderal Interpol.
FIFA mengeluarkan uang tersebut pada Mei 2011 untuk mendanai program sepuluh tahun "Integrity Sport", yang ditujukan untuk membantu mencegah manipulasi hasil lomba atau pertandingan olahraga.
Program ini juga bertujuan untuk mencegah perjudian gelap oleh kelompok-kelompok penjahat.
Para pejabat Interpol mengatakan semua mitra eksternal harus sama-sama mendukung nilai-nilai dan prinsip fundamental Interpol.
Sejumlah pejabat senior FIFA <link type="page"><caption> menjalani penyelidikan aparat Amerika Serikat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150603_sepakbola_blatter_investigasi" platform="highweb"/></link> terkait dugaan korupsi, sementara di Swiss FIFA menghadapi penyelidikan pidana soal <link type="page"><caption> penetapan Rusia dan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150607_olahraga_sepakbola_pialadunia" platform="highweb"/></link>.
Penyelidikan ini juga berimbas dengan <link type="page"><caption> penundaan proses pengajuan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150610_olahraga_pialadunia_2026.shtml" platform="highweb"/></link>.













