FIFA 'kecewa' Nobel Peace Centre hentikan kerja sama

handshake for peace

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Kapten dua tim dan ofisial pertandingan berjabat tangan sebelum pertandingan-pertandingan resmi FIFA.

Organisasi sepak bola dunia FIFA mengatakan kecewa setelah Nobel Peace Centre (NPC) menghentikan kerja sama prakarsa Jabat Tangan bagi Perdamaian (Handshake for Peace).

Dengan program ini kapten tim dan ofisial berjabat tangan sebelum pertandingan, yang ditujukan untuk mempromosikan perdamaian dan menghilangkan diskriminasi di sepak bola.

NPC yang berkantor di Oslo, Norwegia, mengakhiri kerja sama dengan FIFA di tengah penyelidikan dugaan kasus-kasus korupsi di organisasi ini.

FIFA mengatakan bahwa "aksi sepihak" NPC tidak sesuai dengan semangat fair play.

"Ini menghalangi promosi nilai-nilai penting perwujudan perdamaian dan antidiskriminasi," kata FIFA.

Organisasi ini juga mengatakan mereka "enggan menerima keputusan NPC" karena program Jabat Tangan bagi Perdamaian adalah prakarsa bersama antara komunitas sepak bola dan NPC.

Meski NPC sudah menghentikan kerja sama, FIFA menegaskan bahwa kapten tim dan ofisial tetap akan berjabat tangan dalam berbagai pertandingan sepak bola.

NPC adalah organisasi kedua yang menghentikan kerja sama, setelah sebelumnya <link type="page"><caption> Interpol mengambil tindakan serupa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150612_olahraga_fifa_interpol.shtml" platform="highweb"/></link>.