Luis Figo juga mundur dari calon Presiden FIFA

Sumber gambar, AP
Mantan pemain Timnas Portugal, Luis Figo, menyatakan mundur dari calon Presiden FIFA menjelang pemilihan pada 29 Mei mendatang.
Langkah ini diambil setelah calon lain, <link type="page"><caption> Michael van Praag juga mengundurkan diri</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2015/05/150521_olahraga_fifa_vanpraag" platform="highweb"/></link> sehingga tinggal Pangeran Ali Bin Al-Hussain yang akan bersaing dengan Sepp Blatter.
Diperkirakan Blatter akan kembali terpilih untuk masa jabatan yang kelima.
"Proses ini merupakan pemilihan untuk memberikan kekuasaan absolut kepada satu orang, sesuatu yang saya tidak ingin jalani," kata Figo.
Pemain yang pernah memperkuat Barcelona dan Real Madrid ini antara lain mempersoalkan prosedur pemilihan karena Blatter sampai saat ini tidak memiliki manifesto yang membuat pemilih bisa mengetahui program pilihannya.

Sumber gambar, Reuters
"Tidak ada sekalipun debat umum tentang proposal masing-masing calon," tambah <link type="page"><caption> Figo yang mengumumkan pencalonannya pada Januari tahun ini.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150128_luis_figo_fifa" platform="highweb"/></link>
Adapun Van Praag -yang berusia 67 tahun dan menabat presiden asosiasi sepak bola Belanda- sudah menyatakan akan <link type="page"><caption> mengalihkan dukungannya kepada Pangeran Ali Bin Al-Hussain dari Yordania.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2015/01/150106_fifa_ketua_pangeranali" platform="highweb"/></link>
Masing-masing dari 209 asosiasi anggota FIFA memiliki satu suara dalam pemilihan.














