Pellegrini akui City sedang 'krisis percaya diri'

Sumber gambar, EPA
Bos Manchester City Manuel Pellegrini mengakui timnya sedang dilanda "krisis percaya diri" setelah kalah 2-1 dari CSKA Moscow pada pertandingan grup Liga Champions.
City masih bisa tersingkir meskipun klub itu menang dalam dua pertandingan terakhir melawan Bayern Munich dan Roma.
Klub ini juga menghadapi tantangan besar karena harus bertanding melawan Bayern tanpa Fernandinho dan Yaya Toure, setelah mereka mendapat kartu merah di babak kedua.
"Ini adalah krisis kepercayaan dan kita harus mencari tahu dengan cara berbicara dengan para pemain setiap hari," kata Pellegrini.
"Pemain-pemain ini merupakan pemain penting jadi saya tidak mengerti mengapa mereka tidak bisa bermain di Liga Champions,"
"Anda tidak bisa merasa sudah kalah ketika hitungan matematika masih mengatakan Anda berpeluang. Kami harus mencoba untuk bekerja keras dan kembali ke dengan gaya normal kami. "
Atas kekalahan mereka, Pellegrini enggan menyalahkan wasit Yunani Tasos Sidiropolous yang membuat keputusan-keputusan kontroverisal di lapangan.
Dalam <link type="page"><caption> pertandingan di Manchester</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/11/141105_city_chelsea_ucl_result" platform="highweb"/></link>, City ketinggalan sejak menit kedua oleh gol Seydou Doumbia.
Yaya Toure sempat menyamakan kedudukan di menit kedelapan, namun Seydou Doumbia kembali menjebol gawang Joe Hart di menit ke-34.









