Pacquiao pinjam uang untuk bantu korban topan

Rekening milik petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao, dibekukan pengadilan setelah muncul tuduhan ia tidak membayar pajak jutaan dolar.
Para pejabat mengatakan pajak yang tidak dibayarkan tersebut berasal dari penerimaan pertandingan-pertandingan tinju di Amerika Serikat pada 2008-2009.
Pacquiao menolak tuduhan ini dengan menegaskan bahwa semua kewajiban pajaknya sudah ia penuhi.
Petinju yang juga politisi ini menjelaskan bahwa ia membayar pajak di Amerika setelah mengalahkan Ricky Hatton dan Oscar de la Hoya dan berdasarkan satu perjanjian, ia tidak diwajibkan membayar lagi pajak di Filipina.
Penyelidikan pidana atas kasus ini sudah dihentikan, namun penyelidikan perdata masih tetap berlanjut, menurut kantor berita Associated Press.
Belum bisa bantu korban
Pembekuan rekening dilakukan hanya beberapa hari setelah Pacquiao merebut gelar juara dunia di kelas welter di Macau.
Akibat pembekuan rekening ini Pacquiao mengatakan ia belum bisa <link type="page"><caption> memenuhi janji membantu para korban</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/11/131124_manny_pacquiao.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> Topan Haiyan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/11/131124_manny_pacquiao.shtml" platform="highweb"/></link>, topan paling dahsyat tahun ini, yang menghantam kawasan Filipina tengah beberapa hari lalu.
Pacquiao dilaporkan meminjam 1 juta peso atau sekitar US$22.700 untuk membantu korban Haiyan. Ia berencana meminjam lagi untuk memenuhi janjinya.
Terjangan Topan Haiyan menyebabkan 5.200 orang tewas dan banyak daerah yang rata dengan tanah.









