Maria de Villota sudah sadar kembali

Sumber gambar, All Sport
Pembalap Formula Satu yang mengalami kecelakaan saat uji coba mobil F1 di Cambridgeshire, Inggris, sudah sadar kembali.
Maria de Villota cedera ketika sedang mengemudikan mobil MR-01 milik Tim Marussia di pangkalan udara Duxford. Dia menabrak truk yang digunakan untuk membawa MR-01 ke lintasan uji coba.
Wartawan BBC, Chris Mann, yang menyaksikan tabrakan pada Selasa (03/07) itu mengatakan Maria sempat terlihat tidak bergerak sama sekali sekitar 15 menit.
Lembaga sosial untuk layanan kesehatan darurat Magpas -yang langsung memberikan perawatan di tempat kejadian- mengatakan pembalap uji coba F1 itu menderita cedera di wajah dan kepala.
Namun kondisinya dilaporkan stabil saat tiba di rumah sakit walau awalnya disebutkan dalam kondisi 'terancam nyawanya'.
Belakangan Tim F1 Marussia mengeluarkan pernyataan dia sudah sadar dan sedang diperiksa oleh dokter.
Uji coba pertama
De Villota masih memerlukan hal yang disebut sebagai lisensi super untuk bisa bertanding di F1 dan uji coba ini merupakan yang pertama baginya untuk Tim Marussia dengan membalap di lintasan lurus.
Pembalap perempuan itu ketika sedang melakukan uji coba sempat mencapai kesepatan 200 mil/jam atau sekitar 320 km/jam namun sedang melambat saat menabrak truk.
Timo Glock, pembalap utama Tim Marussia, sebelum uji coba mengatakan di Twitter bahwa dia senang akan melihat de Villota akan mengemudikan mobil yang diperbarui itu.
Sementara juara F1 2005 dan 2006, Fernando Alonso, mengatakan sudah menghubungi keluarga de Villota.
"Saya pulang dan baru mengetahui kecelakaan Maria, kami menghubungi keluarganya dan berharap mendapat informasi segera. Semua energi saya untukmu," kata Alonso.
Kecelakaan ini terjadi pada hari pertama dari dua hari uji coba di pangkalan udara Duxford.









